AKULAH TUHAN ALLAHMU

Lagi Ia berfirman: “Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.” Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah (Keluaran 3:6)

Mzm. 78:17-20                           BE. 559:3                        Kisah. 7:30-34

Waktu Musa menggiring kambing domba mertuanya, ia sampai ke daerah yang lebih tinggi dan asing baginya. Ia berada di kaki gunung Horeb (Sinai), gunung Allah. Malaikat Tuhan menam-pakkan diri kepadanya dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Akan tetapi Musa tidak melihat Malaikat Tuhan itu. Musa hanya melihat sesuatu yang aneh, sesuatu yang mengherankan baginya karena ia belum pernah melihat hal seperti itu. Ia melihat serumpun semak duri bernyala-nyala tetapi tidak terbakar. Memang itulah kejadian yang aneh. Hal itu harus diselidiki. Bukankah ilmu pengetahuan mempunyai keterangan untuk segala sesuatu, dan Musa telah “dididik dalam segala hikmat orang Mesir?” (Kis 7:22). Musa seorang terpelajar. Banyak keheranan alam bukan keheranan baginya.

Pada saat Musa mau mendekat hendak melihat keanehan itu, Malaikat Tuhan berbicara kepadanya, supaya jangan mendekat dan supaya menanggalkan kasutnya karena tempat ia berdiri adalah kudus. Lalu Malaikat Tuhan memperkenalkan diriNya seperti ayat hari ini. Akan tetapi siapakah Allah ayahnya itu? Pertama-tama Allah Abraham. Ia telah menyatakan dirinya kepada Abraham. Ia telah memilih Abraham menjadi bapa umatNya. Ia telah mengikat perjanjian dengan Abraham. Allah juga telah memperlihatkan diri kepada Ishak, jadi juga Allah Ishak. Ia juga telah memperlihatkan diri kepada Yakub, jadi Ia juga Allah Yakub. Allah juga telah menyatakan diriNya kepada kita di dalam Yesus Kristus, jadi Ia adalah Allah kita.

Doa :      Terimakasih Allah Bapa kami yang telah menyatakan diriMu kepada kami dalam Yesus Kristus. Kami adalah umatMu. BagiMulah kemuliaan, hormat dan pujian kekal selama-lamanya. Amin. (RP)