TUHAN YESUS MEMIKUL DOSA KEJAHATAN KITA

Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi Tuhan telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian (Yesaya 53:6)

Kej. 12:1-11 BE. 374:4 Kis. 8:26-40

Membaca ayat ini sepertinya ada ketidak adilan. Kita yang sesat seperti domba yang mengambil jalannya sendiri, tetapi pelanggaran dan kesalahan kita ditimpakan kepada Yesus Kristus. Yesus yang tidak bersalah harus menanggung dosa yang tidak dilakukanNya, bahkan Ia harus rela menggantikan kita memikul dosa pelanggaran kita di Kayu Salib. Keselamatan telah dikerjakan bagi kita sebelum kita mengeta-hui dimana mencari keselamatan itu, sewaktu kita tersesat dalam kesombongan hati kita masing-masing. Keselamatan disediakan bagi kita dan dikaruniakan kepada kita dengan cuma-cuma. Dan kesela-matan ini sangat besar harganya: Hamba Tuhan memberikannya melalui penderitaan dan mempertaruhkan nyawaNya sendiri. Karena kita tidak dapat memperoleh keselamatan itu tanpa Dia. Kita tidak dapat memperoleh keselamatan itu melalui usaha kita sendiri, walaupun kita melakukan perbuatan baik sebanyak-banyaknya karena tuntutan Allah adalah sempurna. Pada diri hamba Allah itu, yaitu Yesus Kristus, kita memahami sekaligus bahwa kita jauh daripada Allah karena dosa-dosa kita, dan bahwa kita diantarkan kembali kepadaNya hanya karena kasih karunia. Kita tidak dapat mengerjakan keselamatan kita; kita hanya dapat menerimanya dari “Hamba Tuhan” yang dihina demi pembenaran kita dan ditinggikan karena pembenaranNya sendiri. Satu-satunya cara menerima keselamatan dari tangan Hamba Tuhan itu ialah percaya kepadaNya dan melakukan perbuatan baik sebagai ucapan syukur kita dengan melayani orang-orang yang dikasihiNya dan mengikuti Dia.

Doa : Terimakasih ya Allah Bapa, karena kasihMu yang telah menganugerahkan keselamatan kepada kami melalui Yesus Kristus yang mengasihi kami. Amin. (RP)