BERJALAN DI DALAM TERANG TUHAN

Hai kaum keturunan Yakub, mari kita berjalan di dalam terang Tuhan! (Yesaya 2:5)

1 Raja 10:1-13 BE. 739:1 Efs. 3:14-21

Yesaya bernubuat bahwa semua bangsa akan berduyun-duyun ke Sion yaitu Yerusalem, untuk menerima pengajaran dari Tuhan. Saat Kristus datang untuk kedua kalinya, semua orang akan datang berduyun-duyun ke Yerusalem yang baru untuk dihakimi. Semua kejahatan, ketidakadilan dan pemberontakan terhadap Allah dan hukumNya akan ditumpas, dan kebenaran yang dari Allah akan memerintah “segala bangsa”, baik orang Yahudi, bukan Yahudi termasuk bangsa Indonesia, semuanya akan beribadah dan melayani Tuhan. Dan saat inilah hidup kita ada dalam terang yang berarti hidup dalam damai sejahtera. Sekarang, pertikaian, teror dan perang masih terus melanda dunia termasuk Indonesia. Pertikaian hanyalah permusuhan dan kebencian yang tiada akhir dan berakibat kehancuran. Kehidupan di dunia penuh kegelapan, tetapi di dalam Kristus, kita hidup dalam terang Tuhan (Ef. 5:8). Sebagai anak-anak Allah, kita diutus untuk menjadi terang dunia (Mat. 5:9). Kita harus jadi pembawa damai di seluruh dunia, khususnya di Indonesia dengan memulainya dari keluarga, gereja dan masyarakat di sekeliling kita. Pertikaian, silat lidah, ejek-mengejek harus dijauhi. Kita harus berdamai dengan semua orang. Kerjasama yang baik harus diwujudkan di dalam rumah-tangga, gereja dan masyarakat dengan tujuan untuk memuliakan Tuhan, dan kegembiraan bagi manusia. Dengan tetap mengandalkan Tuhan, kita bawa bahtera kehidupan ini menuju hidup kekal, yaitu surga yang telah disediakan Tuhan untuk kita. Bersama Dia bahtera kita akan berlabuh di labuhan yang penuh damai sejahtera.

Doa : Tuhan, jadikan kami senantiasa memancarkan terang kasih Tuhan dan jauhkan kami dari pertikaian agar damai sejahtera Allah selalu diam di hati kami. Amin. (DEL)