BAHAGIA PENGAMPUNAN DOSA

Berbahagialah manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan, dan tidak berjiwa penipu (Mazmur 32:2)

Yes.58:1-12                                   BE.363:14                             Mat.18:1-7

Nats ini merupakan bagian dari pengajaran Daud mengenai pengampunan dosa. Di ayat 1 sebelum nats ini disebutkan: “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi”. Pemazmur sadar bahwa semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuiaan Allah, dan upah dosa adalah maut. Bila dosa seseorang diampuni, maka ia akan berbahagia karena terbebas dari hukuman maut itu.

                Namun, tak ada orang yang dari usaha sendiri dapat membe-baskan dirinya dari utang dosa itu. Hanya bila Tuhan sendiri berkenan mengampuninya. Dan Tuhan kita itu memang adalah Tuhan Yang Maha Kasih. Dia berkenan mengampuni dosa-dosa kita. Allah sendiri di dalam diri Tuhan Yesus turun ke bumi menjadi manusia, dan rela mati disalibkan untuk membayar dosa-dosa umat manusia. Oleh kasih karunia Allah melalui pengorbanan Yesus Kristus kita diselamatkan di dalam iman. Kita berbahagia, karena dosa pelanggaran kita tidak diperhitungkan lagi, dosa kita sudah diampuni.

                Sebagai orang yang telah diampuni dosanya, kita patut tidak menipu diri dengan melakukan dosa kembali. Oleh sebab itu marilah tekun berdoa kepada Tuhan supaya dosa-dosa kita tidak diperhitungkan lagi sebagaimana pemazmur mengatakan: “Aku akan mengaku kepada Tuhan pelanggaran-pelanggaranku; dan Engkau mengampuni kesa-lahan karena dosaku. Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepadaMu, selagi Engkau dapat ditemui” (Ayat 5-6).

Doa : Terima kasih Tuhan telah mengampuni dosa-dosa kami melalui kematianMu di kayu salib, sehingga kami berbahagia beroleh keselamatan. Amin. (PJS)