BAHAGIA ORANG HIDUP TIDAK BERCELA

Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat Tuhan (Mazmur 119:1)

Ul. 30:1-9a                                 BE. 27:7                                Mat. 15:1-9

Mazmur 119 ini terdiri dari 176 ayat, terpanjang dalam Alkitab, menjelaskan perbedaan orang yang hidup bercela dan orang yang hidup menurut Taurat Tuhan. Orang yang hidup bercela tidak bahagia dan tidak terberkati karena mendapatkan malu, menim-bulkan celaka, susah dan sengsara. Menurut hukum Taurat, orang yang bercela adalah mereka yang tidak takut akan Tuhan, termasuk, pembunuh, pencuri, berselingkuh, penipu, dan pelaku kejahatan lainnya.

                Sebaliknya orang yang hidup menurut Taurat Tuhan akan selalu hidup bahagia dan terberkati. FirmanNya mengatakan: “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara Tuhan, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintahNya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka Tuhan, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara Tuhan, Allahmu. Diber-katilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang. Diberkatilah buah kandunganmu, hasil bumimu dan hasil ternakmu: (Ul. 28:1-4).

                Nats ini sekaligus menawarkan pilihan atau ajakan bagi kita untuk selalu menghindari tingkah laku kehidupan kita dari perbuatan tercela. Sebaliknya kita diminta untuk selalu hidup menurut jalan-jalan Tuhan, melakukan segala yang baik kepada semua orang, mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan jiwa, serta mengasihi sesama seperti diri sendiri. Ingat juga FirmanNya yang mengatakan: “Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah” (Matius 5:8). Untuk itu marilah kita menjaga agar perilaku kita tetap bersih dan tidak tercela sedikitpun.

Doa  :    Terima kasih Tuhan atas firmanMu hari ini mengajarkan kami menghindari perbuatan tercela, dan supaya selalu hidup menurut kehendakMu. Amin. (PJS)