PERCAYA KEPADA ALLAH

Kata Natanael kepadaNya: “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!” (Yohanes 1:49)

Yes. 48:12-21 BE. 192:1+5 Mat. 9:14-17

Nats yang baru saja kita baca dilatarbelakangi oleh perjumpaan Tuhan Yesus dengan Filipus dalam perjalanan-Nya ke Galilea. Filipus bercerita dan mengajak Natanael datang kepada Tuhan Yesus. Natanael meragukan kemungkinan Mesias datang dari Nazareth. Namun dia tercengang bahwa Tuhan Yesus mengenal dirinya melalui perjumpaan yang begitu singkat. Perjumpaannya dengan Tuhan Yesus sangat berkesan bagi Natanael sehingga Natanael merespon mengaku dan percaya bahwa Yesus adalah Allah dan Raja orang Israel. Melihat perjumpaan Natanael dengan Tuhan Yesus, ada- kalanya kita juga diperhadapkan pada keragu-raguan dalam kehidupan zaman ini. Untuk itu, kita diminta agar tetap setia dan jangan ragu untuk melakukan kehendak Allah sebab Allah melihat hati kita dimanapun dan dalam kondisi apapun. Allah mengenal setiap kita sebagai orang percaya. Karena itu, marilah kita percaya kepada Allah dengan segenap hati dan jiwa tanpa keraguan sedikitpun. Mengapa kita percaya kepada Allah? Apabila kita membaca Alkitab, maka kita dapat menemukan paling tidak tiga alasan mengapa kita percaya Allah. Pertama, Karena Allah telah menebus kita (1 Petrus 2:9- 10). Kedua, Karena Allah telah memperlengkapi kita (Roma 12:4-8). Ketiga, Karena Allah telah menjamin kita (1 Kor. 15:58). Oleh sebab itu, marilah tekun berdoa supaya Allah senantiasa meneguhkan iman percaya kita, dan supaya Firman Allah yang kita renungkan hari ini menjadi berkat dan penghiburan bagi kita.

Doa : Terima kasih Tuhan Yesus, yang telah mengenal dan mengasihi kami sebagai umatMu. Kuatkanlah iman percaya kami akan Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami yang setia. Amin. (ITS)