KEBAHAGIAAN DINISTA KARENA NAMA KRISTUS

Tetapi, jika ia menderita sebagai orang kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus (1 Petrus 4:16)

Ul. 4:1-14                          BE. 247:4                         1 Yoh. 5:1-5

Nasihat Petrus, jika orang kristen menderita karena Kristus, maka itu harus dilakukan sedemikian rupa agar penderitaannya  mem-bawa kemuliaan bagi Allah. Hidup dan kelakuannya haruslah merupakan yang terbaik bahwa. Ia tidak sepantasnya menanggung penderitaan  yang menimpa dirinya, dan sikapnya terhadap penderitaan haruslah memuliakan nama yang disandang sebagai orang Kristen.

Yesus memperingatkan kita bahwa kita akan menghadapi aneka masalah di dunia. Tidak seorangpun yang kebal terhadap penderitaan. Petrus mengingatkan kita bahwa masalah itu normal dengan mengatakan: ”Janganlah bingung atau heran. Allah memakai masalah untuk menarik kita lebih dekat pada diriNya (1 Petrus 4:12). Hanya dalam penderitaan kita mengenal Yesus. Allah tentu saja dapat mencegah agar Yeremia tidak dimasukkan dalam perigi dan Paulus  tidak mengalami karam kapal tiga kali. Masalah-masalah seperti itu mendorong kita untuk datang pada Allah dan bergantung padaNya. Kita adalah bagaikan batu permata, yang dibentuk dengan palu dan pahat penderitaan. Semua masalah merupakan kesempatan untuk menguji dan mendewasakan iman kita kepada Tuhan Yesus Kristus.

Bagaimana kita bisa mendatangkan kemuliaan bagi Allah? Yesus berkata kepada Bapa: ”Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan” (Yoh. 17:4). Yesus menghormati Allah dengan cara memenuhi tujuanNya di bumi, kita menghormati Allah dengan cara yang sama. Ada beberapa cara mendatangkan kemuliaan Allah, salah satunya dengan membe-ritakan Kuasa dan KerajaanNya kepada orang lain.

Doa :      Tuhan, berikan kami semangat untuk memberitakan kuasa dan kerajaanMu kepada orang lain. Amin. (PMS)