MELAKSANAKAN HUKUM DAN KEADILAN

Beginilah Firman Tuhan semesta alam: “Laksanakanlah hukum yang benar dan tunjukkanlah kesetiaan dan kasih sayang
kepada masing-masing” (Zakaria 7:9)

Mzm. 51:1-11                           BE. 467 :4                                    Rm.1:1-7

Nats ini adalah Firman Tuhan kepada nabi Zakaria untuk disampaikan kepada umat Israel yang sudah sangat lama menderita dalam pembuangan di Babel. Mereka bermaksud mengirimkan utusan menanyakan kepada Tuhan apakah mereka harus terus berpuasa setiap bulan tertentu dalam penderitan seperti itu. Di ayat 10, Tuhan berfirman supaya mereka jangan menindas janda dan anak yatim, orang asing dan orang miskin, dan jangan merancang kejahatan terhadap masing-masing. Akan tetapi mereka tidak mau menghiraukan seruan Tuhan. Mereka membuat hati mereka keras. Akibatnya, Allah sangat murka dan membiarkan mereka dalam penderitaan.

                Perintah Tuhan sebenarnya sangat jelas, yaitu melaksanakan hukum dan kebenaran atau keadilan. Bila dilakukan, Tuhan pasti senang. Melaksanakan perintah tersebut merupakan bukti kesetiaan kita kepada Tuhan. Dengan dasar itulah, kita masing-masing akan saling adil dan setia baik dalam tingkah laku dan hubungan sesama. Hukum Allah ialah kasih. Hubungan vertikal yang mengasihi Allah, dan hubungan horizontal yang mengasihi sesama manusia.

                Hukum keadilan dan kasih ini sudah direalisasikan dalam Tuhan Yesus (Matius 3:17). Karena itu, kita harus percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Juruselamat, dan kita harus meneladani Tuhan Yesus yang setia kepada Bapa di Surga. Kita harus haus dan cinta akan FirmanNya, membekali kita dewasa dalam iman. Tanpa Firman yang menjadi makanan utama rohani kita, kita tidak akan di isi oleh kehendakNya, bahkan diisi dan digerakkan oleh RohNya supaya mampu bersaksi.

Doa :      Tuhan, ajar dan mampukan kami hidup dalam hukum dan keadilanMu, supaya kamp juga mampu menegakkan hukum dan keadilan di antara kami.  Amin. (MPSil)