TUHAN MELINDUNGI MILIKNYA

Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi (Wahyu 7:16)

Yes. 29:1-12                                BE. 522:1                            Yak. 3:13-18

Orang Kristen tidak dijanjikan luput dari berbagai aniaya yang berasal dari orang-orang yang tidak takut akan Allah. Justru aniaya dunia ini adalah alat untuk menguji dan mendorong orang-orang beriman untuk bertekun dalam iman agar beroleh kemenangan lewat ketekunan itu.  Untuk menjadi orang Kristen yang bertumbuh dan berbuah sampai masa tua tidak ada jalan lain selain harus berakar kuat kepada Tuhan Yesus yang adalah Sumber Air Kehidupan.  Seringkali kita ingin menikmati berkat-berkat Tuhan secara cepat tetapi tidak mau diproses. Tuhan menghendaki agar anak-anakNya menjadi seperti pohon korma, tetapi kuat dan menghasilkan buah meski di tengah kegersangan dan badai kehidupan.

Pohon korma melambangkan pertumbuhan rohani yang baik, keindahan, kemenangan, sukacita dan menjadi berkat bagi banyak orang.  Pohon korma atau palem juga berbicara tentang kemenangan dan sukacita.  Ini digambarkan ketika penduduk Yerusalem mengelu-elukan Yesus dengan daun-daun palem sebagai simbol kemena-nganNya:  “mereka mengambil daun-daun palem, dan pergi menyongsong Dia sambil berseru-seru: “Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!”  (Yohanes 12:13). 

Nats ini menyatakan tentang sukacita orang-orang percaya yang setia sampai akhir hidupnya dan beroleh mahkota kehidupan dari Tuhan; dan kepastian sudah dinyatakan akan menyertai kita dan memberi hidup supaya berkelimpahan (Yoh. 10:10) tentu tidak lapar lagi dan tidak dahaga lagi. Untuk itu mari kita tetap setia berakar dalam Tuhan, maka kita bertumbuh dan berbuah sehingga buah kita dapat dinikmati banyak orang, dan untuk kemuliaan Tuhan.

Doa :      Tuhan Yesus terimakasih karena Engkau telah melindungi   
               
kami melewati segala penderitaan. Amin. (SSi)