IMAN TIMBUL OLEH FIRMAN KRISTUS

Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus (Roma 10:17)

1 Sam. 3:10-21 BE. 25:2 Kis. 9:10-19a

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat (Ibr. 11, 1). Walau kita tidak melihat, dengan iman kita percaya bahwa surga dan neraka itu ada, . bahwa Tuhan itu ada, bahwa Yesus itu telah mati di kayu salib dan telah dibangkitkan dari antara orang mati. Orang Kristen sejati adalah orang Kristen yang memiliki iman. Jika ada orang yang menyatakan dirinya Kristen tetapi tidak percaya ada surga dan neraka, tidak percaya mujizat, dia bukanlah Kristen sejati. Dan itu sering menghambat mujizat Tuhan untuk bekerja. Karena itulah Yesus tidak banyak melakukan mujizat di kampung halamannya karena mereka berpikir secara logika, mereka merasa mengenal Yesus, siapa orang tuanya dan saudara-saudaranya. Lalu bagaimana supaya kita memiliki iman? Jawabnya jelas di ayat tadi. Iman tumbuh dari mendengar Firman Kristus. Firman Kristus adalah firman kebenaran yang berasal dari Kristus yang disampaikan oleh para pelayan-pelayan dan hamba-hamba Tuhan. Maka dari itu kita perlu membuka telinga lebar-lebar bagi setiap penyampaian Firman. Kita sebagai orang Kristen harus memiliki iman yang bertumbuh. Sebab dengan iman kita dapat mengalami mujizat, Dengan iman kita dapat melakukan perkara-perkara yang ajaib. Dengan iman kita dapat mengalahkan dan menghancurkan kuasa setan. Untuk dapat memiliki iman yang bertumbuh maka mari membuka telinga lebar-lebar pada setiap firman Tuhan yang disampaikan. Dengan demikian maka kita menjadi “prajurit Kristus yang tangguh, kuat dan teguh di dalam iman” untuk berjalan di Tahun 2020 ini.

Doa : Ya Tuhan Yesus, kuasailah hati dan pikiran kami supaya kami benar-benar menerima kebenaran FirmanMu, sehingga iman kami semakin bertumbuh, kokoh dan teguh. Amin. (SSi)