Selasa, 31 Desember 2019

Posted on

Kebaktian Malam Akhir Tahun

TETAP MENGANDALKAN TUHAN

Ep. Yesaya 30:15-18

  Setiap generasi menghadapi pergumulan pada zamannya. Di era revolusi industri 4.0 ini, kita dapat belajar dari kegagalan generasi sezaman Nabi Yesaya dalam menjalani kehidupan yang dikaruniakan Tuhan. Bangsa Yehuda terancam oleh bangsa Asyur, tetangga yang kuat. Sebagai umat milik Tuhan, seharusnya mereka mengandalkan Tuhan, tetapi faktanya mereka telah membuat solusi/keputusan yang salah dimana mereka mempercayakan hidup mereka kepada manusia, yakni Firaun, yang sebenarnya tidak dapat memberi pertolongan. Itulah keputusan yang hanya memalukan (Ay.2-5). Mengapa mereka tidak mengandalkan Tuhan? Karena hati mereka sudah jauh dari Tuhan. Mereka meninggalkan Tuhan atau menduahati terhadapNya demi menyembah dewa/i yang disembah bangsa-bangsa tetangga mereka. Nabi Yesaya melihat bahwa ancaman besar terhadap bangsa Yehuda bukanlah bangsa Asyur yang kuat, melainkan dosa besar mereka. Karena itu, ia mengingatkan mereka supaya bertobat, kembali percaya dan taat kepada Tuhan.

        Dengan perkenanan Tuhan, beberapa jam lagi kita akan menyeberang meninggalkan tahun 2019 ini dan memasuki tahun 2020. Walaupun banyak ancaman terhadap hidup kita di tahun 2020  yang masih gelap dan misterius bagi kita, namun janganlah kita mempercayakan hidup kepada manusia dan berbagai produk tehnologi. Kita hanya berbahagia ketika kita selalu “menanti-nantikan Tuhan,” (Ay. 18). Karena itu, marilah kita sungguh-sungguh tetap teguh percaya dan mengandalkan Yesus Kristus satu-satunya Tuhan dan Juruselamat demi memeroleh hidup kekal dalam surga. Hanya melalui Dialah kita telah sampai kepada Tuhan Allah Bapa (Yoh. 14:6).  Dialah satu-satunya sumber kekuatan dan hikmat bagi kita untuk menjalani kehidupan yang berkenan bagiNya dan yang memuliakanNya.

Doa:      Ya Tuhan Allah Bapa, aku berkomitmen untuk menngandalkan Engkau di tahun 2020 ini supaya aku dapat memuliakan dan melayaniMu di dalam Yesus Kristus. Amin. (PSW) 

KITA TIDAK TERPISAHKAN DARI KASIH ALLAH

Ev. Roma 8:31-39

  Kita sedang berada di tanggal terakhir di tahun 2019 ini. Dengan perkenanan Tuhan, beberapa jam lagi kita akan meninggalkan tahun 2019 ini dan menyeberang ke tahun baru 2020. Sejenak kita menoleh ke belakang melihat dalam ingatan kita akan perjalanan 365 hari yang kita jalani di tahun 2019 ini. Suka dan duka silih berganti kita alami secara pribadi, keluarga, gereja, bangsa, dan negara. Beberapa orang yang kita kenal sudah meninggal dunia di tahun 2019 ini.  Apakah “aku/kita ini” lebih baik dari mereka? Tidak sama sekali! Sungguh kita tidak berkuasa atas hidup kita, hanya Tuhan yang berkuasa sepenuhnya. Karena itu, kita patut bersyukur kepadaNya atas hidup di dunia fana ini yang masih dikaruniakanNya. Kita patut berkata bahwa Tuhan  sungguh baik, tiada kesalahan dalam setiap ketetapan Tuhan Yang Mahatahu. Lalu, kita pun patut merenungkan: “Apakah aku/kita ini sudah aktif, giat, dan bertumbuh dalam bersekutu dengan Tuhan, mendengarkan FirmanNya, memuliakan dan melayani Dia?” Tiada yang patut kita banggakan di hadapan Tuhan yang Mahatahu itu.

        Apakah “aku ini/kita ini” sudah siap memasuki dan menjalani tahun 2020? Manusia hanya mampu memprediksi tahun depan yang misterius itu, tetapi semua itu bukan suatu kepastian. Lalu, bagaimana mungkin kita siap memasuki dan menjalani tahun 2020? Kita siap karena kita mengandalkan Tuhan Allah Bapa yang mengasihi kita melalui Yesus Kristus yang telah mati, bangkit, dan yang juga duduk di sebelah kanan Allah sebagai Pembela kita (Ay. 34). Mari kita tetap teguh dan sungguh-sungguh percaya dan mengandalkan Yesus Kristus satu-satunya Tuhan dan Juruselamat demi memeroleh hidup kekal dalam surga. Karena itulah kita bisa tinggal menetap di dalam kasih Tuhan Allah Bapa. Tidak ada satu persoalan pun yang dapat memisahkan kita dari kasihNya (Ay. 37-39). Selama kita tinggal di kasihNya, maka segala perkara dapat kita hadapi (Fil. 4:13).

Doa:      Ya Tuhan Allah Bapaku, aku berkomitmen di tahun 2020 ini untuk tinggal menetap di dalam kasihMu yang telah kuterima kuterima di dalam Yesus Kristus. Amin. (PSW)

Comments

  1. Nian Pardomuan

    Terimakasih kpd semua bpk ibu pendeta, pelayan dr situs ini yg menyediakan renungan harian setiap hari. Sy mengucapkan, selamat natal dan tahun baru 2020. Semoga semakin bertumbuh dan berkembang dlm pelayanan media ini. TYM

    Posted on December 31, 2019
  2. Binder k s

    Slamat sore, syalom.. amang inang, mau tanya kok tidak muncul lagi renungannya? Terima kasih.

    Posted on January 6, 2020
  3. Name *

    Slamat sore, syalom..bapak ibu, mau tanya kok tidak keluar lagi renungan hariannya, terima kasih.

    Posted on January 6, 2020
  4. Dwi Octavia Sihombing

    Syalom, Terimakasih karena sudah membuat website ini karena sangat membantu saya dalam pengenalan firman Tuhan dan selalu menjadi panduan untuk saat teduh saya setiap pagi. Mohon untuk renungan harian nya di lanjutkan terus ya admin. Tuhan Yesus memberkati 😇

    Posted on January 11, 2020

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *