Sabtu, 28 Desember 2019

MAU DILATIH MENJADI RENDAH HATI

Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikanNya pada waktunya (1 Petrus 5:6)

Mat.18:21-22                               BE 59:3                             Yoh. 1:14-18

  Di saat kita mau mengakhiri tahun 2019 ini, kita diingatkan firman Tuhan agar kita mau merendahkan hati dan mau diajar oleh Tuhan. Saat Yesus memilih murid-muridNya, dia tidak memilih orang-orang yang memenuhi syarat. Tetapi dengan apa adanya, Yesus mempersiapkan mereka dengan caraNya sendiri. Begitu pula dengan kita, bahwa Tuhan akan menggunakan segala cara dalam hidup kita agar kita bersedia dilatih. Namun dalam proses ini tak sedikit dari orang-orang yang terpanggil dengan panggilan yang besar justru merasa tidak sabaran dan meninggalkan latihan sebelum waktunya.

Ester harus menghabiskan satu tahun persiapan sebelum dia diijinkan pergi menghadap raja. Di sepanjang 12 bulan itu, dia menjalani proses pemurnian, bahkan sampai bagian kecantikan baik luar dan dalam. Dan Tuhan menggunakan hal itu untuk menyelamatkan bangsanya dari rencana jahat Haman.

Jika Anda merasa belum memenuhi syarat sesuai panggilan Tuhan, jangan tolak latihan yang diberikan Tuhan. Bayangkan bagaimana Tuhan memakai Yusuf sejak mudanya. Awalnya dia bermimpi akan menjadi orang besar. Namun saat itu dia masih sangat muda dan tidak sabaran. Saudara-saudara Yusuf membencinya dan menjual dia sebagai budak. Tetapi Tuhan malah menggunakan situasi tersebut sebagai kesempatan untuk menguji dan melatih Yusuf. Dia harus menghabiskan 13 tahun di penjara untuk sesuatu yang dia lakukan. Tetapi semua yang dilalui Yusuf tersebut adalah proses untuk mempersiapkan dia untuk menggenapi panggilan Tuhan. Yusuf akhirnya menduduki kekuasaan yang diberikan Firaun. Dia ditempatkan dalam posisi tertinggi, bahkan sosok yang memberikan makan banyak orang termasuk ayah dan saudara-saudaranya selama tujuh tahun kelaparan. Petrus juga mau dipersiapkan oleh Tuhan.

Doa:      Tuhan ajarlah aku mau merendahkan hatiku dan ajarlah aku menjadi pilihan-Mu untuk melakukan kehendakMu. Amin! (LPH)

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.