Minggu, 29 Desember 2019

Minggu Pertama Setelah Natal

MENGINGAT PERBUATAN TUHAN

Ep. 1 Timotius 1:12-17

  Salah satu kualitas yang sering dijumpai pada tokoh-tokoh besar adalah kesadarannya yang tajam akan kelemahannya sendiri, dan tidak malu untuk mengakui kelemahan tersebut. Kualitas ini jugalah yang kita jumpai pada diri Paulus. Sebagai salah seorang rasul yang terkemuka, Paulus, yang dulunya bernama Saulus, mau mengakui latar belakang kelabunya. Ia pernah menjadi seorang ganas dan penganiaya jemaat Allah. Namun, Paulus tidak pernah berusaha menutup-nutupi hal ini. Namun kuasa Tuhan yang menolongnya. Seperti syair lagu: Amazing Grace (Sangat Besar AnugerahNya) merupakan salah satu lagu rohani yang menggambarkan besarnya anugerah Allah bagi orang berdosa. Lagu ini lahir dari pengalaman pribadi John Newton yang memandang hidupnya begitu rusak dan membenci Allah. Karena anugerah Allah, ia diselamatkan.

                Paulus juga menyadari dirinya dahulu tanpa pengenalan yang benar adalah seorang yang sangat jahat dan membenci para pengikut Kristus. Ia sadar bahwa dirinya adalah orang yang paling berdosa. Namun Allah telah berbelas-kasihan kepadanya dan melimpahkan anugerah keselamatan yang besar bagi Paulus (Ayat 13:14,16). Allah juga memercayakan pelayanan kepada Paulus dan memberikan kekuatan kepadanya untuk melakukan pelayanan itu. Tuhan mengenal Paulus dan tahu tantangan yang akan ia hadapi ke depan. Tetapi, Tuhan yakin bahwa Paulus dapat bertahan dan menyelesaikannya hingga akhir. Allah juga menjadikan Paulus sebagai contoh bagi orang-orang lain untuk percaya kepada Kristus (Ayat 16c). Kesadaran diri Paulus akan anugerah dan kepercayaan yang Allah berikan kepadanya membuat Paulus sangat menghormati dan memuliakan Allah (Ayat 17).

                Kehidupannya berdampak bagi orang lain. Kerinduan dan gairah pelayanan Paulus dibagikan kepada anak rohaninya (Timotius) dengan harapan agar Timotius berjuang dalam pelayanan dengan iman dan hati nurani yang murni.

Doa :      Ya Tuhan, Engkau adalah Allah yang hebat dan selalu menolong dan memberkatiku. Amin. (TS)

MENGINGAT PERBUATAN TUHAN

Ev. Mazmur 77:6-16

  Hari-hari kehidupan orang beriman tidak selalu cerah. Mendung dan badai, suka dan duka silih berganti. Seiring keadaan hari-hari kehidupan kita itu, kondisi iman kita pun cenderung pasang surut. Demikian pula pemazmur. Malam-malam tanpa tidur penuh pergumulan iman berat membuat jiwa pemazmur dipenuhi oleh keraguan dan pertanyan. Sungguhkah Allah hidup? Benarkah Ia kasih? Sungguhkah Ia berkuasa mengendalikan segala perkara? Adakah aku dinaungiNya? Pertanyaan pemazmur bahkan jauh lebih dalam daripada pertanyaan-pertanyaan yang sering kita lontarkan tadi. Pemazmur mengalami krisis kepercayaan terhadap kasih setia Tuhan. Seluruh imannya sedang dipertanyakan sampai ke akarnya (Ay. 8-11). Ia melihat adanya kesenjangan yang besar antara imannya dengan realita. Ia merenung, mencoba mencari Tuhan dan mengingat Allah dengan segala perbuatanNya, namun bertambah sedih dan terpuruk (Ay. 6-7).

                Pemazmur gagal menemukan Tuhan, walaupun hanya untuk jejak-jejak langkahNya saja. Namun ia terus mengingat dan merenungkan perbuatan- perbuatan Allah, hingga ia menyadari bahwa jejak-jejak Allah yang tak mampu dilihat inilah yang telah menuntun kawanan domba Allah melintasi lorong muka air yang luas. Pemazmur menyadari bahwa hal ini hanya mungkin dilakukan oleh Allah yang kudus, besar, dan tidak tertandingi (Ay. 12-19). Walaupun Allah dengan segala jalan-jalanNya tak terpahami, namun Dialah yang menaklukkan kekuatan-kekuatan dunia yang menakutkan dan menuntun umatNya melintasi semuanya itu. Ingat nama Yesus.

                Fondasi kokoh iman kita adalah Allah sendiri. Tahu doktrin tentang Allah, sifat dan karyaNya adalah hal yang berarti. Tetapi itu saja tidak cukup. Akrab dengan berbagai kisah nyata perbuatan Allah dalam sejarah baik yang dicatat Alkitab, sejarah gereja, maupun kisah-kisah hidup kita sendiri di masa lalu dan kini.

Doa:       Ya Allah, aku ingin selalu menjadikan masa laluku sebagai

               sesuatu yang indah di hadapanMu. (TS)

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.