Selasa, 10 Desember 2019

PELEPASAN DAN PENYELAMATAN

Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam KerajaanNya di sorga. BagiNyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin (2 Tim 4:18)

Hag. 2:1-9                                   BE. 204:4                              Yes. 32:1-8

  Kota Roma dibakar oleh Kaisar Nero, dan untuk menyembunyikan perbuatannya dia menuduh orang Kristen yang membakarnya. Dia menganiaya orang Kristen, dibunuh dengan cara dibakar, disalib, dijadikan mangsa binatang buas, dan dijadikan tontonan penduduk Roma. Pada saat seperti itu Paulus dihadapkan pada sidang pengadilan.  Dengan berbagai alasan semua temannya meninggalkannya, tidak ada yang membelanya. Orang-orang seperti Aleksander telah banyak berbuat kejahatan terhadapnya dengan memberi kesaksian yang memberatkan Paulus (Ayat 14).

Situasinya sungguh mengecewakan, tetapi Paulus tidak kehilangan harapan.  Paulus bersandar dan berharap hanya pada Tuhan. Saat dia kehilangan dan ditinggalkan teman-teman, ia yakin tetap didampingi dan dikuatkan Tuhan. Maka itu Paulus tetap memperhatikan kesejahteraan iman jemaat Kristus,  dia mengirimkan seorang temannya yang masih menyertainya – Tikhikus ke Efesus (Ayat 12). Harapannya terbentang jauh ke depan, tidak hanya sebatas menang dalam persidangan. Paulus yakin ia akan diselamatkan Tuhan sampai masuk surga (Ayat 18).

Kuncinya  bagi kita adalah: Teman sangat penting terutama dalam kesusahan. Tetapi yang terpenting adalah siapa yang menjadi teman kita dan kepada siapa kita meletakkan pengharapan kita. Jika berharap pada manusia, kita pasti kecewa. tetapi berharaplah  kepada Tuhan yang tidak berubah dalam segala keadaan.  Kehilangan teman, harta  atau  jabatan itu biasa.   Namun   jangan   sampai  kehilangan Tuhan dan kehilangan harapan di dalam Tuhan.

Doa:       Tuhan, terima kasih Engkau menyelematkan aku dari  kejahatan. Amin. (LasN)

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.