Senin, 11 November 2019

HIDUP DALAM PERTOBATAN

Engkau menyongsong mereka yang melakukan yang benar dan yang mengingat jalan yang Kau tunjukkan! Sesungguhnya, Engkau ini murka sebab kami berdosa; terhadap Engkau kami memberontak sejak dahulu kala (Yes 64:5)

2 Tim. 2:1-5                               BE. 361:2                         1 Tes. 4:13-18

  Yesaya adalah nabi Tuhan bagi Israel pada zaman Raja Usia, Yotam, Ahas, dan Hizkia. Selama hidupnya, ia memberitakan Firman Tuhan. Dalam nats ini, Yesaya mengingatkan bangsa Israel untuk hidup benar di hadapan Tuhan. Tetapi bangsa ini selalu memberontak terhadap Tuhan. Akibatnya Tuhan murka dan membiarkan mereka terbuang ke Babel dan hidup menderita.

                Kemudian mereka sadar akan dosa pemberontakan mereka. Di hadapan Tuhan mereka mengaku orang najis seperti kain kotor dan tidak ada yang memanggil nama Tuhan. Mereka sadar, bahwa karena itu, Tuhan menyembunyikan wajahNya terhadap mereka dan menyerahkan mereka ke dalam kekuasaan dosa mereka (Ayat 6-7). Setelah bangsa ini mendengar firman Tuhan yang disampaikan oleh Yesaya, maka bangsa ini kembali kepada Tuhan dengan mengatakan: “Tetapi sekarang ya Tuhan Engkaulah yang membentuk kami dan kami sekalian adalah buatan tanganMu dan ya Tuhan janganlah murka amat sangat dan janganlah mengingat-ingat dosa untuk seterusnya! Sesungguhnya pandanglah kiranya kami sekalian adalah umatMu” (Ayat 9-11).

Nats ini juga mengingatkan kita, supaya setiap kali kita terge-lincir berbuat dosa, maka ingatlah cepat-cepat meminta pengampunan dari Tuhan agar hidup kita diselamatkan oleh Tuhan. Dan kita harus dapat menghindarkan perbuatan-perbuatan tercela di tengah-tengah masyarakat dan juga tidak mengulangi lagi perbuatan-perbuatan dosa yang dapat melukai hati manusia terlebih melukai hati Tuhan.

Doa  :    Bapa sorgawi, ajar kami untuk hidup seturut dengan FirmanMu, dan segera datang minta ampun kepadaMu, tatkala kami tergelincir melakukan dosa. Amin. (AHSim)

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.