Kamis, 24 Oktober 2019

IMAN YANG MENYELAMATKAN

Lalu kata Yesus kepadanya: “Melihatlah engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau! (Lukas 18:42)

2 Kor. 8:1-9                               BE: 201: 1-2                     Ams. 25:11-22

  Yesus menyatakan kepada seorang pengemis buta di Yerikho bahwa dia bisa melihat karena imannya telah menyelamatkan dia.  Iman orang buta itu kuat, dia tak dapat melihat tetapi imannya mengenal bahwa Yesus adalah keturunan Daud dan Tuhan, Sang Mesias yang dapat menyembuhkan dia, imannya menuntun dia  datang kepada Yesus, menelusuri perjalananNya agar bertemu untuk meminta kesembuhan. Yesus menyatakan iman orang buta itu dihadapan orang banyak sebagai kesaksian yang menyelamatkan dia dan dia dapat melihat sebagai anugerah atas imannya.

                Dari berita Injil ini kita mendapat pembelajaran bahwa beriman percaya kepada Yesus tidak cukup untuk membenarkan kita mewaris surga, melainkan kita harus datang kepadaNya, mengkomunikasikani tentang yang kita imani agar kita dibenarkan karena iman oleh Yesus Kristus.  Tiada seorangpun sampai kepada Allah tanpa melalui Yesus Kristus (Yohanes 14:6). Kita harus datang kepada Yesus memohon keselamatan kita dengan pembenaran iman oleh Dia.

                Datanglah kepada Yesus Kristus untuk pembenaran imanmu.  Kayalah dalam kemurahan, berilah menurut kemampuan bahkan melampaui kemampuan dengan kerelaan iman untuk memuliakan Allah melebihi segala sesuatu dan mari lakukan kehendak Allah untuk ambil bagian dalam pelayanan kasih kepada orang-orang kudus dengan  sukacita iman berdasarkan pengenalan akan kasih karunia Kristus yang mengatasi cobaan dalam berbagai penderitaan (2 Kor. 8: 1-10). Hadapi sesama dengan hikmat dalam takut akan Tuhan (Ams.25:11-22).

Doa:       Ya Tuhan Yesus, aku datang kepadaMu memohon pembenaran imanku.  Layakkan aku menjadi pewaris surga.  Amin. (BDFS)

About the author: bksmarturia

3 comments to “Kamis, 24 Oktober 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

  1. Ika Imelda - October 24, 2019 at 8:27 am Reply

    Terimakasih
    Tuhan Yesus memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published.