Rabu, 23 Oktober 2019

TIDAK TAHU BERTERIMAKASIH

Engkau tidak membeli tebu wangi bagi-Ku dengan uang atau mengenyangkan Aku dengan lemak korban sembelihanmu. Tetapi engkau memberati Aku dengan dosamu, engkau menyusahi Aku dengan kesalahanmu (Yesaya 43:24)

Ef. 6:1-9                                    BE. 421:3                        Ams. 23:29-35

  Allah membentuk dan menyelamatkan Bangsa Israel untuk menjadi milik Allah. Memberi jalan keluar kala timbul permasalahan. Dilindungi dari bahaya dan dari berbagai percobaan.  Bahkan dinilai berharga di mata Tuhan. DikumpulkanNya anak cucu bangsa ini dari diaspora, perserakan. Untuk apa? Untuk mengagungkan Allah. Menjadi saksi dari pengalaman perjalanan sepanjang  hidupnya. Supaya orang mengenal dan percaya. Membuktikan janji Allah tentang masa depan yaitu janji keselamatan adalah nyata. Bahwa tidak ada kuasa yang dapat menghalangi rencanaNya. Tuhan katakan: Tak ada gunanya mengingat masa lalu, percuma mengenang yang sudah-sudah.

                Tetapi apa yang terjadi? Allah “kecewa”. DibandingkanNya dengan ciptaanNya. Sedangkan binatang liar mengagungkan Allah. Serigala dan burung unta memuji Dia karena dipelihara dan dicukupkan Allah. Lalu, apa yang sudah dilakukan bangsa ini?. “Tidak tahu berterimakasih”, tidak menyembah Allah, tidak lagi berbakti, tidak menghormati Allah dengan persembahan. Padahal Allah tidak menuntut beban melalui kurban dan kemenyan yang mahal. Bahkan mereka tidak membeli tebu wangi yang murah dan juga tidak menyenangkan Allah dengan korban sembelihan. Sebaliknya bangsa ini membebani Allah dengan dosa-dosanya. Menyusahkan Allah dengan kesalahan-kesalahannya. Namun Allah begitu mengasihi mereka, menghapus dosanya, mengampuninya. Karena itulah sifat Allah. Begitukah balasan yang engkau berikan kepada Allah?

Doa:    Ya Allah. Begitu besar kasihMu kepada kami, orang yang  seharusnya kena murkaMu. Ampuni kami ya Tuhan dalam Yesus Kristus juruselamat kami. Amin.  (DSim)

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.