Senin, 7 Oktober 2019

BERSYUKURLAH KEPADA TUHAN

Aku hendak bersyukur kepadaMu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya (Maz 86:12)

Ibr. 12:3-11                              BE. 10:4-5                          2 Kor. 11:7-15

Mengucap syukur itulah pesan ayat hari ini kepada kita. Tepat hari ini tgl 7 Oktober 1981 HKBP didirikan, sekarang HKBP berulang tahun yang ke 158. Suatu umur yang sudah cukup panjang yang layak kita syukuri. Apa yang terjadi kalau Tuhan tidak mengutus para hambaNya datang ke tanah Batak. Dimulai dengan Pdt Richard Burton dan Pdt Nathaniel Ward dari gereja Baptis Inggris tahun 1824 lalu dikuti oleh Pdt Samuel Munson dan Pdt Henry Lyman dari Sending Boston Amerika Serikat yang terbunuh di Lobu Pining thn 1834 dan kemudian datang DR IL Nomensen dari Jerman yang menjadi Rasul orang Batak yang meninggal tahun 1918 di Sigumpar Tapanuli.

Tuhan begitu mengasihi orang Batak dengan menarik orang Batak dari lembah kegelapan kedalam terangnya yang ajaib. Sejak itu berkat jasmani berupa kesehatan dan pendidikan kita nikmati terutama berkat rohani berupa hidup kekal di dalam Yesus Kristus. Gereja HKBP didirikan dimana-mana bukan hanya di Indonesia. Banyak gereja lain yang berasal dari HKBP yang sudah hadir di berbagai tempt di Indonesia. HKBP menjadi saluran berkat melalui usaha-usaha sending atau pekabaran Injil yang dilakukan. Melalui usaha pendidikan, kesehatan dan perekonomian dapat digapai mengejar ketertinggalan dari suku-suku lainnya di Indonesia. Bukankah kita harus sungguh-sungguh mensyukuri semua itu dengan memuliakan nama Allah Bapa melalui kehidupan kita yang menyenangkan hatiNya.

Doa:      Tuhan Yesus, curahkan Roh KudusMu kedalam hati kami untuk mengingatkan kami atas kebaikanMu yang memindahkan kami dari kegelapan kepada terangMu yang ajaib. Tuntun kami untuk bersyukur kepadaMu dengan melakukan perbuatan baik terutama memberitakan InjilMu. Amin. (RP)

About the author: bksmarturia

3 comments to “Senin, 7 Oktober 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

  1. bana - October 7, 2019 at 3:56 am Reply

    penjelasan renungan harian dari marturia model spt ini kurang jelas..kurang peng aplikasiannya ke dlm kehidupan..
    terlalubanyak materi teori spt lagi belajar di sekolah..
    Renungan harian model ini kurang menarik..
    lebih baik di kembalikan spt awal…gampang dimengerti masyarakat dlm membacanya..terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published.