Senin, 2 September 2019

ANDALKANLAH TUHAN YESUS

Jikalau bukan Tuhan yang membangunrumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya (Mazmur 127:1a)

Luk. 7:1-10                                BE. 255:1                           Yer. 52:12-34

Yang dimaksud disini dengan rumah ialah keluarga atau rumah tangga. Semua orang menginginkan berbahagia di dalam keluarganya. Saat mulai membangun rumah tangga pasti yang terpatri dalam hati adalah untuk mendapat kebahagiaan, keharmonisan, kesejukan dalam menjalani perjalanan rumah tangga atau keluarga itu. Tetapi apa semuanya berjalan seperti yang diharapkan? Kalau kita perhatikan kehidupan keluarga muda orang-orang Kristen dewasa ini, sudah banyak yang mengalami perceraian jauh dari apa yang diha-rapkan waktu memulai membangun rumah tangga mereka. Alasan becerai sangat enteng, cukup dengan mengatakan “sudah tidak cocok”.

                   Arsitek pembentukan keluarga atau rumah tangga bukan manusia tetapi Allah sendiri. Allah Bapa yang mengatakan tidak baik manusia itu seorang diri, maka Aku akan memberikan kepadanya seorang penolong yang sepadan baginya. Jadi harus disadari hukum yang mengikat rumah tangga atau keluarga Kristen haruslah hukum Allah. Kalau dasar pembangunan rumah tangga bukan atas dasar hukum Allah, maka sia-sia kita membangunnya. Tidak akan ditemukan saling mengasihi, tidak ada kedamaian, tidak ada suka cita dan saling menolong. Kekurangan yang satu ditutupi kelebihan yang lain.

                   Ukuran kebahagiaan keluarga atau rumah tangga bukan ditentukan besarnya rumah dan harta yang dimiliki, atau keturunan yang dipunyai. Kebahagiaan keluarga akan dicapai bila hukum perkawinan dari Tuhan dilaksanakan; bila suami dan istri, orangtua dan anak-anak hidup dalam damai, saling mengasihi, saling bertolong-tolongan, saling menghargai dengan ucapan syukur kepada Tuhan.

Doa  :     Tuhan Yesus, tuntunlah kami agar tetap berpegang di dalam hukum kasihMu di dalam keluarga kami agar keluarga kami hidup bahagia. Amin. (RP)

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Senin, 2 September 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.