Kamis, 29 Agustus 2019

ALLAH ITU BESAR

Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau semua orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu selalu berkata: “Allah itu besar!” (Mazmur 70:5)

Rm. 9:1-5                                   BE. 447:4                          Yer. 38:14-28

Seorang pencinta alam terperosok ke sebuah jurang yang dalam. Sambil berpegangan pada seutas akar ia berteriak minta tolong dan berdoa kepada Tuhan. Saat tenaganya melemah, gengga-mannya mulai melonggar, tiba-tiba sebuah tangan terulur meraih pergelangan tangannya dan menolong dia. Ini membuat dia bersyukur kepada Tuhan karena telah mengirim penyelamat tepat pada waktunya. Situasi pemazmur saat itu jelas sedang terpepet. Seperti bergantung pada seutas tali yang rapuh, kapan saja bisa putus. Musuh sudah di depan mata, mengepung hendak mencelakakan dan membinasakan dirinya. Namun doa pemazmur jelas menyatakan bahwa dalam keadaan terjepit sekalipun, ia masih bisa mengharapkan pertolongan Tuhan tidak akan terlambat. Ia yakin musuh akan dipukul mundur.

                Dengan penuh iman pemazmur membayangkan umat Tuhan bersukacita dan memuji kebesaran Tuhan karena Tuhan telah melu-putkan mereka dari ancaman bahaya. Situasi pemazmur memang belum membaik. Akan tetapi, imannya tetap berpegang teguh kepada Tuhan. Iman yang dapat menerobos keadaan yang genting, kacau, dan tak terkendali seringkali memperhadapkan kita pada berbagai kemungkinan, risiko, kepanikan, dan tindakan yang harus diambil cepat.

Pada situasi seperti ini, iman memegang peranan yang penting. Iman akan menuntun kita untuk mengambil tindakan-tindakan yang tepat, yang tidak berdasarkan pada pertimbangan yang kacau, melainkan pada kebergantungan kepada Allah yang mengendalikan keadaan. Sediakanlah waktu sejenak untuk berdiam diri di hadapan Tuhan, berinteraksi denganNya, dan bersandar sepenuhnya pada pertolonganNya yang akan datang tepat pada waktunya.

Doa  :     Allah Maha Besar, kami datang menyerahkan segala kekuatiran kami kepadaMu. Tolonglah kami. Amin. (TS)

About the author: bksmarturia

2 comments to “Kamis, 29 Agustus 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

  1. Nian Pardomuan - August 29, 2019 at 11:27 am Reply

    Tuhan Yesus mohon kuatkan iman percayaku. Roh kudusMu ya Tuhan kiranya menolongku dan memberikan sukacitaku. Aku masih bernafas sampai saat ini hanyalah krn kasih karuniaMu semata. Mohon doanya yang tak bosan-bosan utk saya. TYM Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.