Senin, 26 Agustus 2019

RENDAH HATI DAN MENGUTAMAKAN TUHAN

Jawab Yohanes: “Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga (Yoh 3:27)

1 Raja 21:1-21                            BE. 60:5                           Yer. 37:11-21

Setiap orang tentu ingin dirinya diposisi yang lebih utama atau yang lebih tinggi. Karena itu untuk meraih dan mendapatkan posisi yang lebih tinggi banyak orang menghalalkan segala cara dan tak sedikit orang mengabaikan serta menurunkan stándar kebenaran, menutup mata hati nurani, mengorbankan sesama, bahkan saling membenci, berlaku congkak dan sombong terhadap sesama. Demikian juga dalam kehidupan beragama atau saat berhadapan dengan Tuhan, kita sering menunjukkan sikap-sikap seperti itu.

Alkitab berkata: “Allah membenci kesombongan dan menentang orang yang congkak (Ams. 6:16-19). Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan (Ams. 16:18) Ingat kejatuhan iblis karena kesombongan (Yeh. 28:17). Namun kita dapat belajar dari keteladanan Yesus yang mengatakan: “Aku lemah lembut dan rendah hati” (Mat. 11:29). Dalam bagian ini, kita melihat dan belajar bagaimana Yohanes Pembaptis bersikap rendah hati karena menyadari posisinya di hadapan Yesus

Dengan rendah hati Yohanes berkata, “Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahuluiNya (Ay.28), Yesus harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil” (Ay.30) Kita harus mengenal Yesus. Ia adalah Tuhan dan Juruselamat kita! Mengenal Yesus maka posisi kita di jalan kehidupan. Tidak mengenal Yesus berarti kematian atau maut. Yesus harus menjadi semakin penting dalam hidup kita. Yohanes Pembaptis menyadarkan kita, agar mengetahui tempat kita dalam hubungannya dengan Tuhan. Kita dapat diberi kuasa, namun semua milik kita harus menarik perhatian orang datang pada Tuhan.

Doa  :     Terima kasih Tuhan karena Engkau mengingatkan kami untuk rendah hati dan mengutamakan Tuhan yang memberikan keselamatan bagi kami. Amin. (JB)

About the author: bksmarturia

3 comments to “Senin, 26 Agustus 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.