Rabu, 21 Agustus 2019

FILIPUS DITUNTUN ROH ALLAH

Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan
sukacita (Kisah Para Rasul 8:39b)

Mat. 10:16-23                            BE. 2:1                                 Yer. 29:1-23 

Untuk lolos dari penganianyaan di Yerusalem pada permulaan pemberitaan Injil, Filipus lari ke Samaria. Disana ia melanjutkan pemberitaan Injil. Filipus ini adalah seorang Yahudi yang berbahasa Junani “yang penuh Roh dan hikmat” (Yoh. 43:44), salah seorang dari tujuh yang dipilih oleh para Rasul Yesus untuk melayani orang miskin.  Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu (Ayat 6).

                Malaikat Tuhan menyuruh Filipus untuk menemui salah seorang pembesar Etiopia di antara Yerusalem dan Gaza yang sedang pulang ke negerinya. Pembesar Etiopia itu adalah kepala Perbenda-haraan Sri Kandake yang sedang membaca kitab suci dan sudah menganut Yudaisme. Hasil dari pemberitaan Injil kepada sida-sida dari Etiopa itu menjadikan ia percaya dan mengaku bahwa “Yesus Kristus adalah anak Allah”. Kemudian Filipus membabtis dia di suatu  tempat yang ada air, dan setelah selesai dibaptis bersukacitalah ia kembali ke negerinya di Afrika.  Mengapa Filipus tiba-tiba dilarikan Roh Tuhan ke kota yang lain? Tanda ajaib ini menunjukkan  bahwa bangsa-bangsa lain untuk percaya  kepada Kristus telah mendesak.

                Nats ini mengingatkan kita semua umat Kristiani sesuai amanat Agung Yesus Kristus agar memberitakan Injil kepada semua bangsa dan suku (Mat. 28:19-20). Kendati pun banyak kesulitan bahkan menghadapi penganyaan, jangan takut, karena kuasa Tuhan Yesus dan bimbingan Roh Kudus pasti menyertai dan menguatkan kita.

Doa  :     Tuhan Yesus beri kami keberanian dan hikmat untuk memberitakan Injilmu agar banyak bangsa-bangsa dan suku-suku menjadi percaya. Amin. (TDLB)

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.