Minggu, 18 Agustus 2019

Minggu Kesembilanbelas Setelah Trinitatis

JALAN TUHAN TAK TERSELAMI

Ep.   Roma 11:33-36

Firman ini merupakan pujian dari Paulus atas kebesaran Tuhan. Dia sadar bahwa Allah begitu besar, agung, dan mulia, dan  dia sendiri sangat kecil. Segala sesuatu yang dimiliki dalam hidup ini adalah dari Tuhan. Jika kita sadar bahwa Allah begitu besar dan kita begitu kecil, ini akan memberi dampak yang sangat besar di dalam hidup kita. Sayangnya, kita sering menganggap “aku” yang menentukan segala sesuatu di dalam hidupku, bukan Tuhan. Meskipun kita mengerti tentang kebenaran Firman, tetapi kita tidak konsisten menjadikannya nyata dalam kehidupan kita bahwa Allah itu besar dan mulia dan manusia harus bergantung dan taat kepadaNya. Hal ini sering muncul ketika kita merasa tidak puas akan apa yang terjadi di dalam hidup kita. Kita mengeluh, marah, dan menyalahkan Tuhan atas kejadian yang kita alami, seolah-olah kita lebih bijaksana daripada Tuhan.

                Kalau kita sungguh-sungguh taat kepada Tuhan, kita akan tahu betapa kecil dan tidak berdayanya kita menjalani hidup ini. Kita akan mengerti betapa pentingnya Tuhan bagi kehidupan kita dan sadar bahwa tanpa Dia, kita tidak dapat berbuat apa-apa. Menyadari hal seperti itu, salah satu ekspresi adalah tekun berdoa. Dengan doa yang sungguh-sungguh, kita sadar tidak berdaya tanpa Tuhan, dan percaya bahwa Maha kaya dan Maha tau akan kebutuhan kita.

                Sebagai manusia yang tidak sempurna, kita mempunya banyak keterbatasan. Oleh sebab itu kita membutuhkan kehadiran Roh Kudus yang mampu membimbing kita memahami kebesaran Allah dan kebenaran FirmanNya, menyadarkan kita akan dosa-dosa kita dan supaya bertobat. Dengan mengandalkan pengetahuan kita yang terbatas, kita tadak menyalami jalan-jalan Tuhan. Tetapi dengan bimbingan Roh Kudus, kita dapat diarahkan dan dikuatkan untuk melakukan Firman Tuhan sesuai kehendakNya.

Doa:       Tuhan, kami tidak sanggup menjalani hidup ini tanpa Engkau. Kasihanilah kami orang berdosa ini. Amin. (DEL)

HIKMAT ALLAH UNTUK SALOMO

Ev.  1 Rajaraja 4: 29-34

Ketika kita mengutamakan Tuhan dan memiliki hati yang takut akan Dia, apa yang menjadi kebutuhan kita pasti disedia-kanNya. Hikmat yang diminta Salomo dipandang baik di mata Tuhan.  “Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepadaNya tetap untuk selamanya” (Mzm. 111:10). Ini menunjukkan bahwa Salomo lebih mengutamakan perkara-perkara rohani daripada perkara yang ada di dunia ini.  Tuhan berkata:  “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu”  (Matius 6:33). Terbukti bahwa Tuhan menambahkan segala sesuatu dalam kehidupan Salomo: “Dan juga apa yang tidak kau minta, Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti engkau di antara raja-raja”. Allah memberi Salomo hikmat dan kekayaan.

                Berkat Tuhan selalu diberikan kepada orang-orang yang takut akan Dia. Tempat, keadaan, situasi, waktu, siapa pun dan apa pun tidak akan mampu menghentikan berkat-berkat Tuhan selama kita mengasihi Tuhan dan mengutamakan Dia. Tuhan Maha kasih dan menciptakan segala sesuatu; Dia adalah sumber segala berkat. 

                Jika sampai saat ini ada orang yang menghadapi banyak masalah, atau merasa kurang terberkati, jangan langsung frustrasi, putus asa atau menyalahkan Tuhan, tetapi segera koreksi diri. Kita sering meninggalkan komitmen kita melakukan perkara-perkara rohani untuk mengejar perkara-perkara yang diniawi. Kita sering lebih takut kepada penguasa dunia ini daripada takut dan setia kepada Tuhan. Ketahuilah bahwa Tuhan memberkati orang-orang yang takut akan Dia, baik yang kecil maupun yang besar (Mazmur 115:13)

Doa  :     Tuhan, berikanlah hikmatMu kepada kami, agar kami mengetahui kebenaranMu, dan kami selalu melakukan segala yang baik sesuai kehenda-Mu. Amin. (DEL) 

About the author: bksmarturia

6 comments to “Minggu, 18 Agustus 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

  1. Nian Pardomuan - August 18, 2019 at 6:21 am Reply

    Terimakasih Tuhan Yesus, ya Allah kami. Tdk terselami kami betapa besar dan dalamnya kuasa dan kasihMu. Tolonglah kami dan berilah kami hikmatMu agar kami selalu mengandalkan dan berharap hanya kepadaMu. Terimakasih buat renungan harian ini dan berkatilah semua bpk, ibu yang terlibat mengenai semua ini. Halleluya, Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.