Minggu, 11 Agustus 2019

Minggu Kedelapan Setelah Trinitatis

TUHAN YANG MENYEMBUHKAN

Ep.  2 Rajaraja 5:8-14

Naaman menjadi panglima Aram karena reputasinya yang hebat di medan perang. Melalui dia, Tuhan telah memberikan keme-nangan kepada orang Aram. Apakah hidupnya bahagia? Tidak. Mengapa? Dia berpenyakit kusta. Dia sudah berobat ke berbagai dokter di Aram, tetapi hasilnya nihil. Ketika Naaman frustasi, tidak  ada lagi harapan, muncul seorang gadis tawanan Israel yang bekerja sebagai pelayan isteri Naaman. Gadis itu prihatin dengan penyakit Naaman sehingga tergerak belas kasihannya. Dia melalui isteri Naaman menganjurkan agar Naaman menghadap nabi Elisa di Samaria karena nabi itu dapat menyembuhkan penyakitnya.

                Anjuran gadis itu diterima. Naaman pun mulai percaya bahwa Allah Israel adalah Tuhan yang menyembuhkan. Dia pergi menyam-paikan surat Raja Aram ke Raja Israel meminta agar raja Yoram menyembuhkan Naaman. Israel pada saat itu di bawah pengaruh Aram. Yoram mengoyakkan pakaiannya, tanda dukacita yang mendalam. Yoram memahami hanya Tuhan yang menyembuhkan, bukan dia. Berita itu sampai kepada  Elisa. Akhirnya,  Elisa memberikan resep penyembuhan melalui suruhannya. Naaman harus mandi tujuh kali ke Sungai Yordan. Pada awalnya, Naaman menolak karena tidak masuk akal. Tetapi akhirnya dia melakukannya. Mujizat kesembuhan terjadi.

                Sampai kini, berbagai cara diusahakan manusia untuk mencari kesembuhan. Bagi orang  Kristen, jangan mencari kesembuhan kepada kuasa kegelapan. Berobatlah dengan berdoa dan ke dokter. Ingat, sampai saat ini, Tuhan menunjukkan berbagai cara untuk menunjukkan kuasaNya. Salah satu melalui mujizat kesembuhan. Mujizat kesem-buhan juga  bisa melalui peralatan medis, paramedis dan dokter. Yang pasti sembuh tidaknya seseorang adalah hak prerogatif Tuhan.

Doa:       Terima kasih Tuhan, karena mujizat kesembuhanMu masih nyata sampai saat ini, dengan memberkati berbagai tangan-tangan dokter dan sarana medis. Amin. (WM)

YESUS PEDULI DENGAN HIDUP KITA

Ev.  Matius 8:23-27

Yesus sibuk mengajar orang banyak di tepi barat Danau Galilea. Akibatnya, Dia lelah. Lalu, Dia mengajak para muridNya berlayar dengan perahu ke tepi timur Danau Galilea, ke daerah orang kafir, yaitu orang Gadara. Tujuannya setelah beristirahat lanjut memberitakan Injil. Pada awalnya, pelayaran itu berjalan baik, tenang dan menyejukkan. Yesus pun tertidur. Ini menunjukkan kemanusiaan Yesus. Tiba-tiba datang taufan mengamuk dan gelombang mengganas menerpa perahu mereka. Tetapi, Yesus tetap tidur, seolah-olah tidak peduli dengan kehidupan mereka.

                Pada situasi demikian, para murid menjadi panik dan takut. Apakah Yesus tidak tahu bahaya yang mengancam? Yesus tentu tahu, karena Dia adalah Tuhan. Yesus ingin membuktikan ke-Ilahian-Nya dengan membuat mujizat. Taufan dan gelombang menjadi ujian iman bagi mereka. Mereka membangunkan Yesus, dan berkata; Tuhan, tolonglah, kita mau binasa. Yesus menjawab: ”Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?” Lalu Yesus bangun dan menghardik taufan dan gelombang itu, maka danau itu menjadi teduh sekali. Ternyata, Yesus peduli dengan hidup mereka.

Walaupun seseorang telah menjadi pengikut Kristus (Kristen), dia belum tentu mengenal Yesus dengan baik. Bagaimana dengan kita? Bukankah kita kadang-kadang diterpa oleh taufan dan gelombang kehidupan? Bagaimana kita menghadapi penderitaan, dukacita, sakit-penyakit, kekuatiran, ketakutan dan masalah-masalah lainnya itu? Jangan cemas! Datanglah kepada Yesus! Percayalah kepada Yesus dan berdoalah kepadaNya. Dia tidak tidur lelap lagi. Dia menyertai kita senantiasa sampai akhir zaman (Mat. 28:20b). Dia peduli dengan hidup kita. Taufan dan gelombang kehidupan kita akan reda. Bersama Yesus kita  akan merasakan ketenangan dan keteduhan.

Doa:       Tuhan Yesus! Terima kasih kami sampaikan kepadaMu, karena  Engkau peduli dengan hidup kami. Amin. (WM)

About the author: bksmarturia

2 comments to “Minggu, 11 Agustus 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

  1. Nian Pardomuan - August 12, 2019 at 6:49 am Reply

    Yesus Perduli dengan hidup kita. Yesus yang menyembuhkan. Mohon doanya bpk ibu pelayan marturia (bpk ibu pendeta) krn sy sgt membutuhkan agar sy diberi kekuatan oleh Tuhan kita Yesus Kristus dan kesembuhan pd sy dan lbh mengenal lagi Yesus dan dgn hati yg mengucap syukur kpdNya. TYM.

Leave a Reply

Your email address will not be published.