Minggu, 28 Juli 2019

Minggu Keenam Setelah Trinitatis

HARUS MELAWAN IBLIS

Ep. Efesus 6:10-20

  Dunia fana ini dimanfaatkan iblis sebagai kesempatan untuk merusak manusia ciptaan Tuhan. Dia berusaha menggoda dan menggiring manusia untuk mengabaikan dan meninggalkan Tuhan. Orang-orang yang masih berada di bawah kekuasaan iblis, tentu saja tidak akan berdaya untuk berperang melawan iblis. Namun bagi kita yang sudah percaya, menerima dan mengandalkan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, dimampukan berperang melawan iblis. Memang iblis itu memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada manusia. Namun, iblis juga telah dikalahkan oleh Yesus Kristus dalam keberadaanNya sebagai manusia di dunia ini.

                Sementara Adam pertama berhasil digoda dan dirusak oleh iblis, Adam kedua, yaitu Yesus Kristus, tetap setia dan taat kepada Tuhan Allah Bapa meskipun sudah berungkali digoda oleh iblis. Yesus Kristus juga telah bangkit dari dunia orang mati dan naik ke Surga. Dia  memiliki kuasa besar di Surga dan di bumi (Mat. 28:18).

        Sangat memprihatinkan, masih banyak orang Kristen yang terlibat okultisme atau kuasa kegelapan seperti jimat, memberi sesajen pada roh orang mati dan lain-lain. Alasan mereka, karena mereka masih hidup di dalam dunia. Janganlah kita terlibat kesesatan demikian! Iblis itu harus kita lawan, bukan untuk disembah dan ditaati. Kita pasti kuat dan menang selama kita di dalam Yesus Kristus, setia dan taat melakukan kebenaran FirmanNya. Jangan terlena dengan fenomena gaya hidup manusia pada umumnya di era modernisasi dan era globalisasi ini. Tetaplah mawas diri dan berdisiplin melatih diri untuk mengerti kebenaran Firman Allah untuk kita lakukan dalam segala perkara, sehingga hasilnya adalah perbuatan dan pekerjaan baik demi kemuliaan Tuhan Allah Bapa di dalam Yesus Kristus.

Doa  :     Ya Tuhan, kami mau mengandalkanMu dalam peperangan rohani melawan iblis supaya kami tetap memuliakan Engkau di dalam Yesus Kristus. Amin. (PSW)

MENANG BERSAMA TUHAN

Ev. Hakim-Hakim 7:2-9

  Sebelum terbentuk kerajaan Israel di Tanah Kanaan, suku-suku bangsa Israel itu dipimpin oleh beberapa orang Hakim yang ditetapkan oleh Tuhan, untuk menolong mereka dari penderitaan selama berlangsung penindasan yang dilakukan oleh bangsa-bangsa di sekitar mereka. Penderitaan mereka merupakan akibat berpalingnya mereka kepada dewa-dewi yang dipercayai oleh suku-suku bangsa di Tanah Kanaan. Sebagai Hakim, Gideon diperintahkan Tuhan untuk mengajak rakyat dari beberapa suku dari bangsa Israel. Gideon berpikir bahwa banyaknya jumlah pasukan militer dari bangsa Midian harus dilawan dengan jumlah pasukan sebanyak  32.000 orang. Namun, Tuhan menyaring jumlah mereka hingga tersisa hanya 300 orang. Dengan kuasa dan hikmat dari Tuhan, pasukan sebanyak 300 orang itu dapat mengalahkan ribuan pasukan militer Midian.

        Selama kita hidup di dunia fana ini, kita selalu diperhadapkan dengan peperangan rohani melawan iblis yang selalu senang melihat manusia mengabaikan dan meninggalkan Tuhan. Tidak sedikit manusia yang takut kepada iblis dan akhirnya tunduk kepadanya. Tetapi kita yang percaya, menerima dan mengandalkan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, harus senantiasa melawan iblis. Kemenangan kita bukan berdasarkan kekuatan manusia yang rapuh, melainkan hanya dengan mengandalkan Yesus Kristus yang telah menang atas iblis, maka kita pun akan dijadikan pemenang.

        Oleh karena itu, marilah kita senantiasa mendengarkan Firman Tuhan dan taat sepenuhnya melakukannya. Dengan demikian, mujizat kemenangan akan kita alami dalam segala perkara, suka maupun duka. Ketika kita sudah menang, jangan menjadi sombong dan lengah, tetapi tetaplah bersiaga menghadapi peperangan rohani berikutnya.

Doa  :     Tuhan, kami mau mengandalkan kuasaMu yang dahsyat dalam peperangan rohani melawan tipudaya iblis, supaya kami menjadi pemenang. Amin. (PSW)

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Minggu, 28 Juli 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.