Selasa, 23 Juli 2019

TUHAN MAHA TAU DAN MAHA ADIL

FirmanNya: “Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepadaKu dari tanah (Kejadian 4:10)

Luk. 10:1-16                               BE. 514:1                              Yer. 1:1-10

  Sejak terusir dari taman Eden, mulailah Adam hidup bersandar kepada Allah. Ketika Hawa melahirkan putranya Kain dan Habel, ia sungguh-sungguh memuji Tuhan karena anak itu. Kita melihat bahwa kedua puteranya Kain sebagai petani, dan Habel sebagai peternak, hidup berdampingan dan saling mempersembahkan sebagian dari hasil yang mereka peroleh. Akan tetapi ketika Allah menerima persembahan Habel, dan menolak persembahan Kain maka ada rasa iri di hati Kain dan kemudian membunuh adiknya Habel. Ketika Allah bertanya kepada Kain di mana adiknya Habel, Kain menjawab bahwa dia tidak tahu. Ternyata Kain berbohong dan tidak mau bertobat!

              Tetapi Allah maha tahu dan adil. Kita melihat bahwa Allah memperhatikan kematian Habel yang menderita karena komitmennya kepada kebenaran dan menyenangkan hati Tuhan. Dia melakukan kesukaan Tuhan. Dan Allah murka serta mengutuk Kain yang melanggar, dalam arti Allah tidak lagi akan memberkati usaha Kain untuk mencari nafkah dari tanah. Kain terpisah dari Allah. 

              Dari sikap hidup Habel, kita dapat belajar untuk melakukan segala yang menyenangkan hati Tuhan. Kita harus memiliki hati yang dipenuhi hikmat untuk mengetahui apa yang disukai Tuhan untuk kita laksanakan, dan apa yang tidak disukai oleh Tuhan untuk kita hindari. Dari perilaku Kain, kita belajar untuk membuang segala bentuk iri hati dan dendam. Tuhan memberikan kepada kita karunia atau talenta yang berbeda-beda. Marilah kita memohon dukungan Roh Kudus untuk membimbing kita memanfaatkan karunia tersebut melakukan segala yang baik dan menyenangkan hati Tuhan.

Doa  : Tuhan yang Maha Tau dan Adil, berilah kami hati yang penuh hikmat, supaya kami tau melakukan segala yang baik dan dapat menyenangkan hatiMu.  Amin. (TAS)

About the author: bksmarturia

2 comments to “Selasa, 23 Juli 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

  1. Nian Pardomuan - July 23, 2019 at 1:38 pm Reply

    Terimakasih dan Amin atas renungannya. Mohon doa bpk ibu Pdt agar dikuatkan dan dimampukan oleh Roh Kudus melakukan Firman Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.