Jumat, 19 Juli 2019

ALLAH ADALAH DAMAI SEJAHTERA

Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan meme-lihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus (Filipi 4:7)

Ayub 10:18-22                           BE. 26:1-2                      1 Kor. 15:50-53

  Damai sejahtra Allah adalah ketenangan yang dimiliki Allah dan hanya Allah yang dapat memberikannya. “Yang melampaui segala akal” dipahami sebagai ketidakmampuan mutlak dari pikiran manusia untuk memahami kedalaman damai sejahtera Allah. Lebih tepatnya ungkapan ini berarti bahwa damai sejahtera Allah jauh melampaui semua perencanaan cermat dan gagasan cemerlang manusia untuk mengatasi kekhawatirannya. “Akan memelihara” adalah sebuah istilah militer yang berarti “menjaga atau membentengi.” Dengan memakai kiasan yang jitu Paulus melukiskan damai sejahtera Allah sebagai seorang pengawal yang bertugas menjaga di gerbang kehidupan batiniah seseorang, pikiran, kehendak dan perasaan.

                Ketika kita berseru kepada Allah dari hati maka kita tinggal di dalam Kristus dan damai sejahtera Allah akan membanjiri jiwa kita yang susah dan  memelihara kita. Damai sejahtera ini adalah kesentosaan batin yang dibawa oleh Roh Kudus (Roma 8:15-16). Perasaan itu meliputi keyakinan yang teguh bahwa Yesus dekat dan bahwa kasih Allah akan bekerja di dalam kehidupan kita demi kebaikan.

                Bila kita menyerahkan segala kesusahan kita di hadapan Allah dalam doa, damai sejahtera ini akan mengawali pintu hati dan pikiran kita, sambil mencegah kesusahan dan dukacita hidup ini yang mengganggu kehidupan kita dan meruntuhkan harapan kita di dalam Kristus (Filipi 4:6). Kalau ketakutan dan kecemasan kembali, maka doa, permohonan, dan ucapan syukur sekali lagi akan menempatkan kita di bawah damai sejahtera Allah yang mengawali hati kita. Sekali lagi kita akan merasa aman dan bersukacita di dalam Tuhan (Filipi 4:4), yang memelihara hati dan pikiran kita dalam Kristus Yesus.

Doa :  Tuhan berilah kami damai sejahtraMu untuk memelihara hati dan pikiran kami dalam Kristus Yesus. Amin. (TS)

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.