Jumat, 28 Juni 2019

BERSEDIA MENGAMPUNI DENGAN KASIH YESUS

Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa (1 Petrus 4:8)

Yes. 42:5-9                              BE. 212:3-4                           Yes. 43:8-13

anusia hanya dapat berkenan menyembah Allah, jika telah mengakui dosanya dan memohon pengampunan serta belas kasihan Allah. Jika kita memiliki kasih Allah, kita terpanggil untuk mengasihi sesama, bersedia mengampuni dan berdamai. Mengasihi sesama bukan berkompromi dan menutup-nutupi dosa sesama, ini penafsiran yang sesat dan merupakan cara iblis menipu manusia untuk melanggar hukum Allah (1 Yoh.3:4). Allah membenci dosa dan kita juga harus mengakui keberdosaan kita agar beroleh pengampunan dan Allah menyucikan kita dari segala kejahatan kita (1 Yoh.1:9)

Nats ini mengajar kita agar fokus untuk mengasihi orang yang jatuh dalam berbagai dosa, bukan menghakimi kekurangan atau kesalahannya. Pengalaman iman Rasul Petrus yang jatuh pada dosa penyangkalan akan Yesus menjelang peristiwa penyaliban, secara logika seharusnya Petrus akan binasa setelah Yesus bangkit. Namun, Yesus mencari Petrus, menunjukkan kasihNya, telah mencurahkan darahNya, memulihkan dan menjadi perdamaian bagi dosa Petrus (1 Yoh. 4:10), sekalipun dia penah meninggalkanNya. Di sisi Petrus, sejak penyangkalan tersebut dia hidup dengan rasa bersalah, putus asa, kehilangan tujuan, namun dengan mengingat ke MahakasihNya Yesus, Petrus dengan keberanian percaya mengakui keberdosaan serta memohon pengampunan dengan segenap hatinya pada Tuhan (1 Yoh.3:21) Tuhan mengapuni Petrus.

Saudara, Tuhan yang Maha Pengampun juga bersedia mengampuni kita, asalkan kita mengutamakan kasihNya dalam persekutuan kita dengan Tuhan dan sesama. Sekalipun terkadang secara manusia sulit kita mengasihi dengan kekuatan kita, namun ketahuilah bahwa kasih yang kita miliki bersumber dari Allah yang adalah kasih yang lebih dahulu telah mengapuni kita. (1 Yoh. 4:16).

Doa:       Terima kasih Tuhan karena Engkau mengingatkan aku Amin. (JB)

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Jumat, 28 Juni 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.