Senin, 24 Juni 2019

TOLONGLAH KAMI TUHAN

Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah (Yesaya 35:3)

Ul. 19:14-21                              BE. 729:1                           1 Ptr. 1:13-17

  Ini adalah gambaran bangsa Yesuda pada waktu Nabi Yesaya ditunjuk Tuhan sebagai hambanya waktu itu. Kerajaaan yang sudah sangat lemah tidak mempunayai kekuatan yang digambarkan sebagai tangan yang lemah lesu dan lutut yang sudah goyah. Sudah tidak ada yang dapat dilakukan tangan yang lemah lesu dan lutut yang goyah. Hanya berharap kepada pertolongan. Raja Nebukadnesar dari kerajaan Babel sudah berencana untuk menyerang mereka. Semua rakyat jatuh kedalam keputusasaan karena tidak melihat dari mana datangnya pertolongan. Mengandalkan kekuatan tidak mungkin, berharap kepada negara lain juga tidak mungkin. Hidup mereka  penuh dengan tekanan.

                Dalam keadaan seperti itu nabi Yesaya meminta kepada seluruh umat Yehuda mulai dari Raja dan rakyat supaya jangan takut tetapi berdoa dan berharap hanya kepada Tuhan Allah mereka yang sudah terbukti sangat mengasihi mereka. Tuhan mengijinkan mereka mengalami pergumulan supaya mereka sadar dan kembali berharap hanya kepada Tuhan Allah yang mengasihi mereka. Walaupun tangan sudah lemah lesu dan lutut sudah goyah, tetapi bagi Tuhan Allah tidak mustahil untuk menguatkannya. Yang diminta dari mereka adalah kembali kepada Allah dan berharap hanya kepadaNya.

                Allah Bapa telah mengangkat kita menjadi anak-anakNya di dalam Yesus Kristus. Dalam menjalani hidup ini, bisa saja kita jatuh dalam pergumulan yang sangat berat yang kelihatannya sudah tidak ada jalan keluar. Melalui renungan ini kita diingatkan untuk tidak menyerah. Bagi Allah Bapa kita tidak ada yang mustahil. Dia sanggup mengangkat segala pergumuan kita anak-anakNya asal kita berbalik dan berseru hanya kepadaNya. Hanya Dialah yang dapat menolong dan memberi kelegaan kepada kita anak-anakNya. Dia telah berfirman: Marilah kepadaKu semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu (Mat 11:28).

Doa:       Ya Allah, hanya kepadaMu aku bermohon dan berseru, untuk itu teguhkanlah hatiku selalu. Amin. (RP)

About the author: bksmarturia

2 comments to “Senin, 24 Juni 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.