Minggu, 23 Juni 2019

Minggu Pertama Setelah Trinitatis

HIDUP KUDUS DI HADAPAN ALLAH

Ep. Keluaran 15:12-18

  Peristiwa Keluarnya umat Israel dari perbudakan Raja Firaun di Mesir merupakan fakta sejarah yang memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi umat TUHAN di sepanjang zaman. Ketika TUHAN bertindak, Raja Firaun sama sekali tidak berdaya menahan umat Israel. Dia dan pasukan militernya pun mati ditelan bumi yang dikendalikan TUHAN (ay.12). Dengan kasih setia, TUHAN menuntun umat Israel dari Mesir menuju Tanah Kanaan melewati banyak tantangan dan hambatan selama di perjalanan.  Setiap bangsa yang berusaha untuk memerangi umatNya itu kalah dan bahkan lenyap dari sejarah dunia.  

                Pada perbudakan secara politis, manusia yang diperbudak masih mungkin menggalang kekuatan untuk menggulingkan kekuasaan yang diktator. Tetapi adakah manusia yang dapat membebaskan dirinya dan sesamanya dari perbudakan dosa? Tidak ada!  Dosa menyebabkan manusia putus hubungan dengan TUHAN penciptanya, hati dan jiwanya gelap secara rohani, semua yang diperbuatnya sia-sia, dan ia sedang berjalan menuju kebinasaan. Syukurlah, TUHAN telah menunjukkan kasihNya kepada seluruh manusia berdosa di dalam Yesus Kristus (Rom. 5:8). Yesus Kristus yang telah naik ke Surga itu telah mengalahkan dosa, iblis, dan maut. Yang harus kita lakukan supaya kita bisa keluar dari perbudakan  dosa adalah percaya dan mengandalkan Yesus Kristus saja sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi. Di dalam Yesus Kristus, kita telah lepas dari kuasa kegelapan dan sedang berada di dalam KerajaanNya (Kol. 1:13). Kita diselamatkanNya supaya kita bisa hidup kudus di dalam dunia fana ini. Walau banyak tantangan dan hambatan, kita percaya bahwa TUHAN sanggup menuntun kita sampai masuk ke dalam SurgaNya (bnd. Kel. 15:13). Amin

Doa:       Ya TUHAN Allah Bapa, aku sangat bersyukur atas pemberianMu, yaitu Yesus Kristus. Aku percaya dan mengandalkan Dia saja Tuhan dan Juruselamat hidupku. Tuntunlah hidupku menuju SurgaMu. Amin. (PSW)

HIDUP KUDUS DI HADAPAN ALLAH

Ev. Wahyu 22:12-17

  Air merupakan kebutuhan primer manusia. Tidak pandang kelas sosial dan ekonominya, miskin atau kaya, muda atau tua, yang tinggal di desa atau di kota, setiap orang harus minum air setiap hari demi kelangsungan hidupnya. Namun, orang yang minum air dari bumi ini pasti akan mati dari dunia ini sebagai akibat dosa. Selanjutnya setiap manusia yang mati itu akan dibangkitkan oleh Yesus Kristus ketika Dia datang kedua kalinya. Saat itulah ada manusia yang bangkit untuk dihukum dalam neraka dan ada yang bangkit untuk dimasukkan ke dalam Surga (bnd. Ay. 12). Seandainya hari ini Anda meninggal dunia, apakah Anda yakin pasti masuk Surga? Seandainya hari ini Anda meninggal dunia dan saat Anda berada di hadapan TUHAN yang bertanya kepada Anda: “Mengapa Aku harus ijinkan engkau masuk ke SurgaKu ini?” Apakah jawaban Anda?

                Syukurlah kita masih bisa mendengarkan Injil, Kabar Baik dari TUHAN. Ternyata anugerah keselamatan atau hidup kekal itu merupakan hadiah yang gratis/cuma-cuma dari TUHAN. Percayailah Firman ini: “Barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma” (Ay. 17b). Yesus menyatakan bahwa Dialah “Air Hidup” (Yoh. 4:10). TUHAN tidak meminta kita membayar “Air Hidup” yang sedang ditawarkanNya dengan  perbuatan dan pekerjaan baik. Cukup menerimaNya dengan iman di dalam hati. Artinya kita percaya dan mengandalkan Yesus Kristus saja Tuhan dan Juruselamat secara pribadi, baik untuk semua urusan duniawi maupun untuk jeminan kepastian keselamatan dan hidup kekal. Jiiwa kita selamanya terpuas  dan Roh Kudus yang dicurahkan oleh Yesus Kristus di dalam hati kita pasti akan memampukan kita untuk memelihara hidup kudus, dimana kita tidak mau terlibat melakukan perbuatan dosa (Ay. 14-15). Amin

Doa:       Ya TUHAN Allah Bapa, aku sangat bersyukur atas pemberianMu, yaitu Yesus Kristus. Aku percaya dan mengandalkan Dia saja Tuhan dan Juruselamat hidupku. Jiwaku tidak dahaga lagi selamanya. Amin. (PSW)

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Minggu, 23 Juni 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.