KASIH KEPADA ALLAH PERINTAH YANG UTAMA

Maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan Tuhan, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan (Ulangan 6:12)

1 Sam. 13:8-14                         BE. 248:1                              Why. 8:9-13

  Menyadari berkat Tuhan (band. Mzm. 90:12) akan memampukan kita mengangkat pujian dan bersyukur kepada Tuhan. Ingatlah Tuhan dan segala kebaikanNya  sepanjang hidupmu.

                Perintah Tuhan yang utama dan terutama adalah agar menyembah Dia dan mengasihiNya melebihi segala sesuatu (baca Mat. 22:37-38).  Dari masa ke masa ketaatan kepada Firman Tuhan adalah merupakan hal yang amat sering dilanggar oleh manusia.  Menunggu waktunya Tuhan dan mempercayai rencana damai sejahtera Tuhan selalu menjadi pergumulan yang berat untuk dipatuhi.  Manusia mencoba melegalisasi ketidak-taatannya dengan melakukan ritual ibadah sebagaimana dilakukan oleh Raja Saul (band.1 Sam. 13: 8-14). 

                Orang percaya yang mau mengucap syukur adalah orang-orang percaya yang mau menyadari perbuatan baik Allah di dalam hidupnya. Semakin kita menyadari bahwa perbuatan Allah itu sangat luar biasa bagi kita, maka kita akan diingatkan untuk mau bersyukur kepada Allah. Ada ungkapan lupa kacang akan kulitnya, yang berarti bahwa kita lupa ada sesuatu yang membuat kita sukses, berhasil atau memperoleh kajayaan.

.               Teguhlah dalam iman percaya kepada Allah Bapa dalam Yesus Kristus dan teladanilah ketaataan Yesus Kristus kepada kehendak Allah dan rencanaNya yang kudus serta menang untuk teguh berserah dan tidak takut kehilangan nyawaNya (band. Mat. 10:39 dan Mat. 16:25, Mark. 8:35, Yoh. 12; 25, Luk. 9:24)

Doa:       Ya Tuhan Yesus Kristus, kiranya di sepanjang hidupku Roh Kudus menuntunku untuk selalu taat kepadaMU dan setia kepada FirmanMu meneladani ketaatanMU kepada kehendak Allah Bapa. Amin. (BDFS)