Kamis, 6 Juni 2019

TUHAN ADALAH PENOLONG UMATNYA

Ya Tuhan, dalam kesesakan mereka mencari Engkau; ketika hajaranMu menimpa mereka, mereka mengeluh dalam doa
(Yesaya 26:16)

Mzm. 106:1-8                           BE. 487:2                             Luk. 19:1-10

  Setelah   Salomo meninggal, suku utara (Israel) memisahkan diri dari suku selatan (Yehuda). Kerajaan menjadi dua, yaitu Israel dan Yehuda. Yehuda dipimpin oleh raja-raja yang tidak takut akan Tuhan, yang telah membawa mereka keluar dari perbudakan di Mesir dan ditempatkan di tanah Perjanjian di Kanaan.

                Ahas adalah salah seorang diantara raja-raja Yehuda dan yang paling jahat perbuatannya. Penduduk Yehuda mengikuti rajanya beribadah kepada berhala. Pada saat Yehuda mengalami krisis dalam negaranya oleh ancaman negara Assyur, Yehuda meminta bantuan kepada Mesir. Padahal nabi Yesaya sudah memperingatkan Yehuda agar jangan mengandalkan kekuatan bangsa-bangsa lain, melainkan dengan percaya kepada Tuhan mereka akan ditolong dalam mempertahankan kedudukan mereka sebagai umat Tuhan.

                Jadi Yehuda sudah meyembah berhala, tidak taat serta tidak setia lagi kepada Tuhan dalam hidup mereka. Oleh karena itu Tuhan menghukum mereka. Hukuman tersebut bertujuan agar Yehuda kembali setia dan taat mengandalkan pertolongan dalam segala kehidupan mereka.

                Pengalaman bangsa Yehuda ini penting bagi umat Tuhan, agar kita setia dan taat kepada Tuhan, karena Dia mengasihi kita dan selalu siap menolong kita kalau kita minta pertolongan kepada Tuhan. Oleh karena itu, serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepadaNya dan Ia akan bertindak (Mazmur 37:5). Setia dan taatlah mengandalkan Tuhan, pasti Ia menolongmu.

Doa:       Tuhan, mampukan dan berikanah Roh-Mu kepada kami, sehingga kami mampu mengandalkan Tuhan dalam kehidupan kami. Amin. (BSS)

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.