Selasa, 21 Mei 2019

ALLAH KASIH DAN ADIL

Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan, pada masa Aku, oleh karena namaKu, tidak memperlakukan kamu selaras dengan tingkah lakumu yang jahat dan busuk, hai kaum Israel, demikianlah firman Tuhan Allah.” (Yehezkiel 20:44)

Kej. 19:15-29                               BE. 281:4-5                      2 Tes. 1:3-12

Hukuman Allah bukan hanya ekspresi cinta kasih kepada umatNya, tetapi juga bentuk pemurnian. Allah murka karena umatNya sengaja mengikuti perilaku leluhur dan berzina rohani dengan dewa-dewa bangsa asing. Perzinaan rohani sama artinya dengan menolak Tuhan. Bangsa Israel tidak belajar dari sejarah kelam lelulur, bahkan sengaja mengulanginya. Mereka mempersembahkan anak sebagai kurban bakaran bagi dewa-dewa asing. Tindakan ini telah melampaui batas kemanusiaan dan hal itu dilihat Allah sebagai kekejian. Karena itu, Allah tidak segan-segan “menghancurkan” umatNya. Memang Allah yang memilih Israel sebagai umatNya, tetapi Ia tidak membiarkan mereka menjadi bangsa yang tidak mengenal Tuhan. Justru Allah sendiri menghajar dan mendisplinkan mereka dengan murkaNya. Dengan tangan besi, Allah menundukkan kebebalan hati umatNya, dan memusnahkan mereka yang memberontak kepadaNya. Allah ingin memurnikan umatNya. Mereka yang masih setia kepada Allah berhak pulang ke negerinya. Ini menunjukkan bahwa masih  ada harapan pemulihan dari Allah. Tujuannya, agar bangsa Israel menyadari dosanya dan kembali menjadi bangsa yang kudus di hadapan Allah. Sebenarnya, Allah marah bukan karena benci, justru karena Ia mengasihi umatNya. Di balik amarahNya, ada kasih, ada pemulihan yang dijanjikanNya.

                Sifat Allah penuh kasih, tetapi Allah itu juga adil. Ia menghajar orang-orang berdosa yang tidak taat FirmanNya. Sebab itu, sebelum terlambat, tinggalkan sifat-sifat keduniawian yang sangat di benci oleh Tuhan. Bertobatlah dan mari kita hidup sesuai FirmanNya.

Doa:       Tuhan, kasihanilah kami orang berdosa ini. Jangan jatuhkan murkaMu kepada kami karena perangai yang sering melawan FirmanMu. Amin. (DEL)

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Selasa, 21 Mei 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.