Minggu, 5 Mei 2019

Minggu Misericordias Domini

HIDUP KRISTEN YANG SEJATI

Ep. 1 Tesalonika 5:12-22

Masa hidup di dunia adalah masa penantian akan kedatangan Tuhan Yesus keduakali. Dalam menantikan, kita tidak pasip atau berbuat sesuka hati seperti kebanyakan jemaat Tesalonika ini. Tetapi kita harus aktip membangun iman dengan menunjukkan buah-buah iman. Dalam nats ini Paulus menyuruh kita melakukan beberapa hal sebagai buah iman kita.

                Pertama, menghormati para pemimpin kita terutama di gereja. Perlakukan mereka dengan sehormat-hormatnya dan dengan cinta kasih (Ayat 13). Mengapa? Karena mereka telah bekerja keras dan mengabdikan diriNya untuk pekerjaan Tuhan.

Kedua, terhadap sesama, kita harus hidup dalam damai (Ayat 13) dengan cara jangan membalas kejahatan orang lain (Ayat 15) tetapi mau mengampuni seperti yang dilakukan Tuhan Yesus terhadap kita. Tetapi harus tegas terhadap warga yang hidupnya tidak tertib, yang ingin menikmati segala hal duniawi karena gagal paham tentang kedatangan Kristus (Ayat 14a). Mereka harus ditegor dalam kasih. Dan terhadap yang tawar hati dan lemah, kita harus sabar dan menyemangati mereka (Ayat 14b). Gaya hidup persekutuan seperti itu akan menjadi iklan bagus untuk menarik orang lain mengikut Yesus.

Ketiga, cara hidup pribadi kita. Harus terus bersukacita (Ayat 16) sebagai tanda bahwa kita menghidupi kemenangan kebangkitan Tuhan Yesus (baca Filipi 4, 4). Harus terus berdoa agar kuasa Tuhan tersalur kepada kita (Ayat 17). Terus mengucap syukur atas segala hal (Ayat 18). Harus terus berusaha memahami kehendak Tuhan sehingga kita tahu apa yang harus kita lakukan. Dan, harus menguji segala sesuatu, agar tidak terjebak dalam ajaran palsu.

Doa:       Ya Tuhan, bimbinglah kami menghormati pemimpin kami, membina persekutuan dan menunjukkan buah-buah iman kami. Amin. (STPS)

BUMI PENUH KASIH SETIA TUHAN

Ev. Yeremia 33:10-13

Nama minggu ini: Misericordias Domini, bumi penuh dengan kasih setia Tuhan (Mazmur 33:5b). Allah menghukum Israel, sehingga sangat terpuruk, dengan kondisi kota dan bait Allah mereka yang hancur lebur. Tetapi Allah dengan kasih setiaNya kembali mengasihi mereka. Allah berjanji akan memulihkan mereka. Keadaan mereka yang sangat menyedihkan akan diubahkan menjadi keadaan yang fantastik. Bukan karena kekuatan mereka. Semuanya hanya karena Allah yang penuh kasih setia. Karena Tuhan akan menghapuskan dosa mereka (Ayat 8).

                Itulah juga sukacita dan pegangan hidup bagi kita: Allah penuh kasih karunia. Mengapa? Karena kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus telah memberi kita pengharapan akan masa depan yang luar biasa. Sehingga, walaupun jalan di depan terlihat gelap dan terjal, kita akan terus maju dan berusaha karena yakin bahwa Tuhan Yesus yang bangkit menyertai dan membantu kita. Itulah juga membuat kita mampu bersukacita menjalani hidup ini, karena yakin bahwa pasti Tuhan akan memulihkan keadaan kita menjadi kehidupan yang fantastik.

Itulah tugas kita di Tahun Orientasi Pelayanan Diakonia Sosial ini. Di sekitar kita banyak orang yang terpuruk karena kemiskinan, difabel, dll yang sering pasrah menerima keadaan dan belas kasih orang lain. Tugas kita adalah memberitakan bahwa Tuhan penuh kasih setia dan pasti mau memulihkan mereka. Diakonia bukan sekedar memberi “ikan” tetapi memotivasi, menyemangati sehingga mereka yakin bahwa bersama Tuhan Yesus mereka dapat melakukan hal yang sebelumnya tidak mungkin menurut mereka. Sehingga mereka bukan orang yang perlu dikasihani, tetapi akan bangkit menjadi pengasih.

Doa:       Ya Tuhan Yesus, walau jalan di depanku terjal, aku akan bersukacita menapakinya, karena oleh kebangkitanMu aku memiliki masa depan yang baik. Amin. (STPS)

About the author: bksmarturia

2 comments to “Minggu, 5 Mei 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.