Rabu, 1 Mei 2019

MENGUCAP SYUKUR ATAS KEMENANGAN

Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita (1 Kor. 15:57)

2 Kor. 2:14-17                          BE. 770:1+3                               Tit. 3:3-8

ita baru saja berpesta Paskah merayakan kemenangan Tuhan Yesus mengalahkan maut dan kuasa dosa. Semua manusia telah berdosa, tak seorang pun yang layak di hadapan Tuhan. Karena dosa  yang dilakukan umat manusia itu, demi keadilan Allah, kita senua harus mendapat hukuman maut. Akan tetapi demi kasih karunia Allah, Yesus Kristus yang tidak mengenal dosa itu dikorbankan mati disalibkan untuk menebus dosa-dosa umat manusia. Tetapi pada hari yang ketiga Yesus bangkit kembali, yang bararti kematian dan sengat dosa itu telah dikalahkan.

                Demikianlah pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya, semua manusia yang telah lebih dahulu mati dan telah ditebus melalui kematian Tuhan Yesus akan dibangkitkan dalam kemuliaan tubuh surgawi yang tidak dapat binasa. Semua orang percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai JuruselamatNya akan menerima hidup kekal bersama Tuhan Yesus di Kerajaan Surga.

                Inilah yang harus kita syukuri: Bahwa Tuhan Yesus telah berkemenangan mengalahkan maut dan kuasa dosa, dan kita umat tebusanNYa akan dibangkitkan dalam kemuliaan tubuh surgawi yang bersifat kekal. Sebagai ucapan syukur, kita diminta untuk selalu giat dalam pekerjaan Tuhan. Pertama, menjaga perilaku kita supaya tidak tergelincir lagi melakukan dosa. Kedua, tekun dalam pemberitaan Injil, supaya semua orang menerima karunia keselamatan itu dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamatnya. Itulah ucapan syukur kita sebagai orang yang telah dimenangkan Tuhan Yesus. Bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan, jerih payah kita tidak sia-sia (Ayat 58).

Doa:       Kami mengucap syukur, karena Tuhan Yesus telah mengalahkan kuasa maut dan dosa, dan kami ikut menjadi pemenang. Amin. (PJS)

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.