Kamis, 18 April 2019

“ALLAH ITU ADALAH ALLAH YANG KUDUS “

Kudus, kudus, kuduslah Tuhan semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaanNya (Yesaya 6:3)

2 Raja 5:20-27                             BE. 8:1                            Rom. 5:12-21

Apakah kita menyadari bahwa Allah kita adalah Allah yg sangat kudus, dan yang membenci dosa? Atau apakah kita pernah menyadari bahwa alasan mengapa kita tidak hidup sesuai dengan firman Tuhan, sering malas berdoa, memuji dan menyembah Dia adalah karena sering kali kita tidak menyadari betapa Dia adalah Allah yang Maha Kudus? Pertanyaan ini sangatlah penting kita gumulkan supaya kita bisa lebih lagi mengenal siapa Tuhan kita itu dan siapa kita dihadapanNya, sebagaimana yang bisa ita lihat di dalam nats kita hari ini. Disini kita bisa perhatikan akan adanya pengenalan yang benar dari Yesaya mengenai pribadi Allah.

Dalam nats ini dikatakan bahwa Yesaya dalam penglihatannya melihat Allah bertahta dengan para Serafim mengelilingiNya, dan mereka berseru satu dengan yang lain: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!” Melihat situasi ini, Yesaya menjadi takut karena menyadari dirinya pasti celaka karena telah melihat Allah. Karena pemahaman pada saat itu, siapa yang melihat Allah pasti mati (band. Kel 33:20). Dan dia menyadari sebabnya karena dia adalah orang yang berdosa atau “najis bibir” (Yes. 6:5). Kita lihat disini ada pergumulan dalam diri Yesaya. Akan tetapi, Tuhan itu sungguh Maha Pengampun. Pengakuan Yesaya atas dosanya membuat Tuhan mengampuni dosanya. Allah memulihkan keadaan Yesaya. Selanjutnya apabila kita melihat ayat berikutnya, kisah penglihatan yang dialami Yesaya dan pengampunan yang dialaminya ini  berakhir kepada kerelaan Yesaya untuk melayani Tuhan. Yesaya telah merasakan anugerah dan kasih Tuhan. Dan hal ini mendorong dirinya untuk membalasnya dengan ikhlas untuk melayani Tuhan.

Doa:      Ya Tuhan, tolonglah kami untuk memahami dan menyadari bahwa Engkau adalah Allah yang Kudus dan sempurna, supaya kami hidup sesuai kehendakMu. Amin. (YMS)

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.