Senin, 1 April 2019

YESUS ADALAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP

Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku (Yohanes 14:6)

Ibr. 9:11-14                                BE. 149:1-2                         Mat. 5:42-48

Kita sering mendengar ucapan: Banyak jalan ke Roma; banyak jalan ke Bali; banyak jalan ke Bona Pasogit. Pernyataan itu benar. Dari Jakarta menuju Pulau Samosir misalnya, dapat menggunakan pesawat langsung ke Silangit atau melalui Kualanamu, dapat menempuh jalan darat melalui Tele, dan dapat melalui kapal Ferry dari Parapat. Boleh pilih menurut keinginan hati.

                Berbeda dengan jalan menuju Surga tempat kehidupan kekal bersama Tuhan. Semua orang telah berdosa, dan karena dosa itu tidak ada orang yang layak mewarisi Kerajaan Sorga, bahkan semua orang patut diberi hukuman maut. Tidak ada orang biasa yang dapat melepaskan kita dari hukum maut itu. Hanya Tuhan Yesus yang telah diutus dan rela menggantikan umat manusia berdosa itu menjalani hukumat maut, yaitu dengan mati disalibkan. Melalui kematianNya, dosa-dosa kita telah ditebus, dan kita boleh berdamai kembali ke Tuhan Allah. Itulah jalan kebenaran Tuhan Yesus bagi kita untuk diterima di Kerajaan Surga bersama Tuhan Allah. Melalui penebusan Tuhan Yesus, kita bukan saja menjadi dibenarkan, akan tetapi kita juga beroleh kehidupan yang kekal.

                Kehidupan kekal itu kita terima bukan karena perbuatan baik kita, akan tetapi semata-mata hanya sebagai kasih karunia Tuhan Allah bila dalam iman kita percaya bahwa Tuhan Yesus telah mati dan bangkit kembali untuk menyelamatkan kita orang berdosa. Dengan kata lain, hanya Tuhan Yesuslah satu-satunya jalan menuju kehidupan kekal itu. Hanya Tuhan Yesus satu-satunya jalan mewarisi Kerajaan Sorga.

Doa:       Terima kasih Tuhan Yesus yang telah menebus dosa-dosa kami. Kuatkan iman percaya kami menerima Engkau satu-satunya jalan menuju kehidupan kekal itu. Amin. (PJS)

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Senin, 1 April 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.