KESELAMATAN DAN HIDUP KEKAL

Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal (Yohanes 6:68b)

Rm. 5:1-11                 BE. 268 : 3 + 4                    Mzm. 139:1-10

Dalam Ayat ini Yesus menyatakan kepada Orang Yahudi dan Murid muridNya: Bekerja bukan untuk makanan yang binasa melainkan makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang diberikan Anak Manusia kepadamu. Murid Yesus bertanya: Apakah yang kami perbuat bekerja sesuai dengan kehendak Allah? Makanlah roti yang turun dari sorga yang memberi hidup Akulah roti yang hidup yang turun dari surga. Jika seseorang makan roti itu, ia akan hidup selama-lamanya. Roti yang kuberikan ialah dagingKu. Murid-muridNya berkata: Bagaimana dagingNya untuk kita makan?

               Barang siapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia mempunyai hidup yang kekal. Perdebatan antara Yesus dengan muridNya, dan orang Yahudi, dengan perkataan itu banyak muridNya dan orang Yahudi, yang mengundurkan diri. Pernyataan disampaikan Yesus  tidak dapat di imani, bangsa Yahudi yang beragama Yehuda, mereka tidak mengakui Yesus adalah Mesias, mereka percaya logika dan mengimani doktrin Gnostik yang artinya: Yesus adalah manusia biasa,lahir dari darah dan daging (1 Kor.15:50).

               Tetapi Simon Petrus menjawab: PerkataanMu adalah perkataan hidup yang kekal, kami telah percaya dan tahu, bahwa engkau adalah yang Kudus dari Allah, jawab Yesus bukanlah Aku yang memilih kamu yang duabelas ini? Namun seorang diantaramu adalah iblis. Dalam nats ini, Yesus bertanya: Benarkah Yesus mati dan hidup buat saya? Kata Kuncinya: Sungguh benar saya imani bahwa, roti dengan anggur adalah tubuh dan darah Yesus menyelamatkan saya, dan keluarga, kami telah di ampuni.

Doa:      Terima kasih Tuhan atas kasih karuniaMu, kami beroleh keselamatan melalui tubuh dan darahMu mengampuni segala dosa dan pelanggaran kami. Amin.  (Vic.S)