Selasa, 19 Maret 2019

“BERSUKACITA DALAM PENDERITAAN“

Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaanNya (1 Petrus 4:13)

Kis. 13:46-52                BE. 217:3+ 9                          Yes. 18:1-7                        

Di dunia ini, tentu tidaklah ada seorangpun yang menginginkan hidupnya mengalami penderitaan. Kalau mau jujur, dan jikalau boleh memilih pastilah semua orang di dunia ini memilih untuk hidup berbahagia, bebas dari penderitaan. Akan tetapi sekarang yang menjadi pertanyaan, apakah kehidupan berjalan seperti yang kita harapkan? Jawaban atas pertanyaan ini, tentulah tidak. Kita haruslah menyadari bahwa ada sebuah kenyataan dimana terkadang hidup berjalan tidak seperti yang kita harapkan. Itu sebabnya kita perhatikan, ragam masalah selalu datang mewarnai kehidupan kita.

            Dan untuk masalah ini, sebagai orang Kristen kita dituntut untuk dapat meresponnya dengan baik sebagaimana yang Tuhan inginkan. Dan dalam hal ini, respon  yang dimaksud adalah bersukacita, yaitu bersukacita dalam penderitaan. Apabila dikatakan disini bersukacita, maka maksudnya disini bukanlah penyangkalan realitas atau pengabaian kesedihan. Bukan! Bukan pula agar orang memaksakan diri terus menerus tersenyum, seolah-olah tak terjadi apa-apa dan tidak merasakan apa-apa, tentu bukan itu.

           Memang kita tidak bisa pungkiri bahwa dalam menghadapi penderitaan, rasa sakit itu pasti ada, dan rasa sakit itu begitu nyata bisa menyiksa kita. Walaupun demikian, semua ini harus dikontrol oleh kesadaran kita bahwa Allah tetap mengontrol dan bahkan mengarahkan penderitaan untuk kebaikan kita. Oleh karena itu jika kita dengan bersukacita dalam menghadapi penderitaan, kita akan mengalami kemenangan iman dan tentu nama Tuhan semakin dimuliakan.

Doa:       Ya Tuhan, kuatkan dan teguhkanlah iman kami disaat masalah mewarnai kehidupan kami.  Amin. (YMS)

About the author: bksmarturia

3 comments to “Selasa, 19 Maret 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.