Minggu, 3 Maret 2019

Minggu Estomihi

BALATENTARA ALLAH BESERTAMU

Ep. Yosua 5:13-15

Israel tiba di Yeriko dalam perjalanan dari Mesir ke Kanaan. Kota Yeriko merupakan pintu utama memasuki Kanaan. Kota itu berkubu, sementara Israel hanyalah nomaden (pengembara) yang tidak memiliki kemampuan berperang. Pasti mereka bingung, Yosua mulai membuat perhitungan untuk mengukur kemampuannya. Tetapi saat itulah Tuhan datang melalui Panglima BalatentaraNya (Zebaoth). Nama ini menunjukkan bahwa Allah adalah penguasa yang tak terkalahkan. Kedatangan Zebaoth ini meyakinkan Israel, bahwa masalah perang dengan Yeriko adalah urusan Tuhan, dan perangpun segera akan dimulai. Tuhan memberi jaminan agar Israel tidak perlu kecut, sebab Dia jauh lebih kuat dari Yeriko.

Itu juga adalah jaminan bagi kita, karena kitapun menghadapi banyak tantangan hidup bagaikan kita menghadapi peperangan, terlebih peperangan rohani. Tantangan itu datang dari kelompok yang membenci Tuhan Yesus; atau dari mereka yang membenci kebaikan dan juga dari orang yang dikuasai roh duniawi. Musuh utama kita adalah iblis, penguasa di awang-awang, yang selalu siap menerkam kita.\, untuk itu jangan pernah anggap enteng dengan itu.

Jangan pernah takut atau cemas terhadap apapun, asalkan kita tahu pasti tentang satu hal, yaitu: Allah kita adalah Zebaoth, penguasa segala sesuatu. Dia telah datang di dalam Tuhan Yesus, yang telah lahir, mati, bangkit dan naik ke Surga sebagai bukti bahwa Ia telah mengalahkan segala kuasa apapun yang ada di dunia, untuk itu orang percaya harus tetap semangat menjalani hidupnya karena Allah selalu berserta kita.

Doa:       Ya Tuhan, jadilah gunung batu dan Zebaoth bagiku, sehingga aku dapat mengalahkan kuasa manapun dengan mengandalkanMu. Amin. (STPS)

MEMBUAT RENCANA BERSAMA ALLAH

Ev.   Matius 16:13- 20

Ketika Yesus bertanya kepada murid-muridNya: Menurut kamu, siapakah Aku ini? Langsung Petrus menjawab: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup”. Inilah pengakuan iman yang pertama sekali. Dengan ucapan itu, Petrus mengakui bahwa Yesus adalah utusan Allah, Mesias yang dijanjikan Allah untuk menyelamatkan manusia dari kuasa dosa. Bukan dari penjajahan Romawi menurut pemahaman orang Yahudi. Dan setelah ungkapan itu Yesus mengatakan: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaatKu dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga”. Memang agak sulit memahaminya. Perkataan tu mau menandaskan bahwa gereja Tuhan di dunia ini dialaskan pada pengakuan iman tadi. Bukan pada Petrus, seperti pemahaman aliran lain. Gereja adalah persekutuan orang-orang yang mengaku bahwa Yesus adalah  Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup. Dan, gereja yang sejati adalah yang berani bersaksi kepada dunia bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup. Gereja yang mengaku dan bersaksi seperti itu sangat kokoh seperti batu karang. Tidak akan mampu dirubuhkan oleh kuasa manapun. Mengapa? Karena dibangun di atas Tuhan Yesus yang adalah Panglima Perang Allah yang tak terkalahkan bahkan telah mengalahkan kuasa iblis, dosa dan maut. Justru seperti Israel merobohkan tembok Yeriko dengan mengandalkan Zebaoth, demikian Gereja akan mematahkan dan mengalahkan kuasa manapun. Karena itu tidak perlu takut, walau ada kelompok tertentu yang terus berusaha menghapus nama Yesus, dengan mengkriminalisasi orang percaya, membakar gerja atau melarang beribadah.

Doa:       Ya Tuhan Yesus, hanya Engkaulah Batu Karangku, pertahanan dan andalanku. Amin. (STPS)

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.