MENIKMATI KASIH KARUNIA ALLAH

Ia memperlihatkan kuasaNya dengan perbuatan tanganNya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya (Ibrani 1:51)

Ams. 18:1-10                 BE. 186:2-3                            Ibr. 6:9-12

Yang luar biasa dari Kisah Tuhan adalah yang jarang terjadi dalam kehidupan nyata, bisa menjadi kenyataan. Orang yang rendah diangkat, orang yang tinggi dan berkuasa dijatuhkan, kesombongan dihancurkan, dan rasa lapar dikenyangkan. Yesus Kristus membuka jalan untuk pembebasan dari kepicikan,  kesom-bongan, kekuasaan dan kekayaan, yaitu mereka yang tidak takut akan Tuhan dan hanya mengandalkan dirinyan sendiri. Masalah  orang yang sombong, angkuh dan kaya adalah pengharapan mereka tidak pada Tuhan tetapi pada diri sendiri. Nyanyian Maria memperingatkan bahwa Tuhan menjadi musuh orang-orang yang seperti ini, menghancurkan mereka dan membuat mereka kosong. Karena Tuhan melimpahkan segala yang baik kepada orang yang merindukan kasih Tuhan.

                Orang yang sombong akan dibuatNya pergi dengan tangan hampa. Orang-orang ini adalah mereka yang merasa bisa dan menyatakan tidak butuh keselamatan. Yesus berkata bahwa berba-hagialah mereka yang miskin dan lapar (Lukas 6:20-21), sama seperti yang dinyanyikan oleh Maria. Tetapi Yesus berkata yang kaya akan celaka dan akan lapar.

                Melalui Maria dan “mukjizat besar” yang dialaminya, Tuhan akhirnya membebaskan semua umatNya dari kutuk dosa. Tetapi pembebasan, kasih karunia dan keselamatan itu hanya untuk mereka yang takut akan Dia. Mereka yang percaya pada Tuhan akan diselamatkan. Tuhan kita bisa melakukan hal-hal besar dengan membalikkan keadaan dengan mengangkat yang rendah. Melalui kasih Kristus, kita orang berdosa diangkat menjada anak-anak Allah.

Doa  :     Terima kasih Tuhan telah mengangkat kami menjadi anak-anakMu, dan dapat menikmati kasih karuniaMu sekarang ini dan kelak di sorga. Amin. (LasN)