Minggu, 24 Februari 2019

Minggu Sexa Gesima

MENENTUKAN PRIORITAS DALAM KEHIDUPAN

Ep.    Lukas 10 : 38-42

Maria dan Marta menunjukkan prioritas masing-masing dalam menerima Yesus dan murid-muridNya di rumah mereka. Maria memprioritaskan mendengarkan Yesus ber-bicara, sedangkan Marta memprioritaskan memberikan pelayanan jasmani. Kedua-duanya bersifat positif. Masalah terjadi ketika Marta menegur Maria di hadapan Yesus dan murid-muridnya dengan harapan Yesus membelanya dengan menyuruh Maria pergi ke dapur membantunya.

                Di dalam gereja atau kumpulan Kristen, banyak orang yang berkarakter seperti Maria dan Marta. Ada yang merasa benar jika mengerjakan pekerjaan melayani sebaik-baiknya, hingga lupa mende-ngarkan Firman. Ada yang memprioritaskan duduk manis mende-ngarkan, tetapi tidak melakukan aksi sebagai hasil dari apa yang telah didengarnya. Ada yang mencari pembenaran dengan menegur seseorang di depan umum, padahal adalah lebih baik mengatakannya secara pribadi, tidak di depan orang banyak. Ada yang gemar berdebat tentang hal-hal yang kecil sehingga lupa hal yang utama. Ada juga yang menolak membuka pintu rumahnya untuk persekutuan karena merasa tidak sanggup menyediakan makanan seperti yang dilakukan oleh orang lain, padahal makanan bukanlah hal yang utama, tetapi mende-ngarkan Firman Tuhan. Pelayan gereja pun sering lebih menguta-makan persiapan pelayanan ketimbang mendengarkan Firman Tuhan dan berdoa. Perlu prioritas.

                Kita perlu menentukan prioritas. Utamakan mendengar Firman Tuhan dan berkomunikasi denganNya melalui doa. Mendengar firman Tuhan adalah mendalami pengajaranNya. Disitulah kita harus mewujud nyatakan firman itu dalam kehidupan kita, melalui perbuatan dan perkataan. Tuhan menolong kita menentukan prioritas hidup kita.

Doa  :     Tuhan, ajar kami menentukan yang terbaik dalam memper-siapkan diri kami untuk melayani Engkau dan melayani sesama kami. Amin. (DEL)

.

FEBRUARI 2019                                                                   MINGGU 24

Minggu Sexa Gesima

BERKAT BAGI ORANG YANG BERIBADAH

Ev.   Maleakhi  3 :13 -18

P

ada masa Maleakhi, bangsa Israel merasa tidak ada perbedaan antara orang benar dan orang fasik serta antara orang beribadah dan yang tidak beribadah kepada Tuhan. Respons Allah atas perkataan mereka sangat keras: “Bahwasanya Aku, Tuhan, tidak berubah. Bicaramu kurang ajar tentang Aku” (Mal. 3:6,13).

                Secara fakta, banyak orang di luar Tuhan hidup lebih berlimpah ketimbang anak-anak Tuhan. Akibatnya, banyak anak Tuhan berpikiran sama seperti bangsa Israel, membuat Tuhan merespons keras, sebab perbedaan yang diinginkan bangsa Israel semata-mata perbedaan jasmani atau materi. Allah membuktikan bahwa ada perbedaan yang sangat menonjol antara orang yang beribadah dan tidak beribadah kepadaNya (Ayat 18).

                Orang beribadah memperoleh keuntungan dalam beribadah; sebab itu seusai ibadah seharusnya kita pulang penuh sukacita dengan wajah berseri, karena sudah mendengar isi hati Tuhan dan telah menerima berkatNya. Keuntungan disini bukan hanya keuntungan materi. Sesungguhnya Tuhan sudah memberikan rejeki  kepada semua orang, dan semuanya ada di sekitar kita yang dapat kita peroleh melalui keuletan dan kerja keras (Ams. 10:22). Dengan kerja keras tanpa percaya kepada Tuhan, orang yang tidak mengenal Tuhan pun dapat meraih kekayaan. Terlebih kita yang bekerja keras disertai dengan doa, hasilnya pasti luar biasa, baik di bidang materi maupun rohani. Sebab itu, jangan mengeluh melihat kemujuran orang fasik yang bersifat sementara. Percayalah, sangat mudah bagi Tuhan untuk memberkati kita dan memberikan kemenangan bagi setiap persoalan yang kita hadapi, asalkan kita beribadah dengan benar kepadaNya. Orang yang beribadah pasti lebih berbahagia daripada orang fasik.

Doa :      Tuhan, ingatkan kami agar tekun beribadah kepadaMu. Kami percaya bahwa Tuhan setia dan memberkati orang-orang yang beribadah kepadaMu. Amin. (DEL)

About the author: bksmarturia

2 comments to “Minggu, 24 Februari 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.