Jumat, 8 Februari 2019

FIRMAN DI DALAM DIRI KITA

Tetapi apakah katanya? Ini: “Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.” Itulah firman iman, yang kami beritakan (Roma 10:8)

 

 2 Sam.  7:17-24            BE. 827:4                             Yes. 51:9-16

N

Nats renungan kita hari ini merupakan bagian dari keinginan dan doa Paulus kepada Tuhan, agar jemaat di Roma terselamatkan. Mereka memang sungguh giat untuk Tuhan, tetapi tanpa pengertian yang benar. Mereka tidak mengenal kebenaran Tuhan, tetapi berusaha mendirikan kebenaran mereka sendiri yaitu adat istiadat nenek moyang mereka. Mereka tidak sungguh-sungguh mema-hami dan memiliki Firman itu di dalam diri mereka..

Sampai saat ini masih banyak orang Yahudi yang tidak menerima Yesus. Jemaat Roma tidak dibangun oleh Simon Petrus atau Paulus atau nabi lain. Oleh karena itu renungan kali ini mengingatkan kita bahwa melakukan kebenaran hukum Taurat adalah masa penantian kedatangan Yesus Kristus sebagai penyelamat seperti yang sudah dinubuatkan. Paulus dalam Roma 3:20 mengatakan: Tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi dengan melaksanakan kebenaran Firman Tuhan.

Melakukan kebenaran karena iman kepada Kristus, meru-pakan penggenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh bagi tiap-tiap orang yang percaya (Roma 10:1). Paulus dalam Roma 3:22 mengatakan: “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah”. Jadi setiap orang Kristen yang mengi-nginkan keselamatan hanya dapat diperoleh melalui kebenaran karena iman kepada Yesus (Yohanes 3:16). Kebenaran itu tidak jauh dan tidak mustahil, tetapi dekat dan mudah dicapai karena ada di dalam mulut kita dan di hati kita. Artinya, kita harus mengakui Tuhan Yesus dalam mulut kita dan percaya dalam hati kita.

Doa  :     Tuhan, bimbinganlah kami memahami, memiliki dan melaksanakan kebenaran FirmanMu. Amin. (SS)

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.