Selasa, 22 Januari 2019

TUHAN MENYELAMATKAN ORANG PERCAYA

Perisai bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati (Mazmur 7:11)

Kol. 3:12-17                                    BE. 405:1-2                           Kej. 3:1-7

        Setiap insan di muka bumi ini pada dasarnya menginginkan hidup yang nyaman, aman, dan tenteram. Akan tetapi dalam kenyata-annya, ada saja masalah dan kemelut yang harus dihadapi. Itulah yang dialami Daud dalam Mazmur ini. Meskipun dia melakukan yang baik, tetapi Raja Saul mengejar dan ingin membunuh dia. Dalam situasi yang mencekam itu, Daud memohon perlindungan dan pertolo-ngan Tuhan, dan Tuhan menyelamatkannya. Setelah itu dia berkata: ”Aku hendak bersyukur kepada Tuhan karena keadilanNya” (ayat 18a).

Akan tetapi ada satu syarat agar Tuhan berkenan menjadi perisai, yang menyelamatkan bagi orang percaya, yaitu ketulusan hati. Artinya kita memohon pertolongan kepada Allah, berlandaskan hati nurani yang jernih dan usaha yang sungguh-sungguh untuk memelihara ketulusan hati. Seperti Daud, kita dapat menyatakan integritas rohani kita di hadapan Allah dengan berdoa: ”Hakimilah aku, Tuhan, apakah aku benar” (Ayat 9). Pernyataan semacam itu bukan membenarkan diri jilakau diucapkan dari hati yang tulus, yang dimurnikan oleh kasih kepada Allah melalui iman (bd. 1 Yoh. 3:21; Yak. 5:16).

Sebagai orang percaya yang diselamatkan karena iman, kita tidak perlu takut lagi menjalani kehidupan ini, apapun masalah dan ancaman yang datang menerpa kita, karena Tuhan telah menjadi perisai yang melindungi kita, asal kita tetap setia menjaga ketulusan hati berjalan sesuai FirmanNya. Yesus berkata, ”Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya” (Yoh 15:7). Sebagai orang percaya, kita telah menerima keselamatan itu.

 Doa  :     Kami bersyukur Tuhan untuk hidup kekal yang Engkau anugerahkan. Biarlah kami senantiasa tulus hati, dan kami aman dalam perlidunganMu. Amin. (TAS)

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Selasa, 22 Januari 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.