Kamis, 17 Januari 2019

DIA MENANGGUNG PENYAKIT DAN KESENGSARAAN KITA

Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya (Yesaya 53:4a)

Ul. 16:18-20                              BE. 490:1+4                        Mzm. 11:4-7

           Nats ini menunjuk kepada Yesus Kristus yang mengasihi manusia. Manusia berdosa tidak mampu lagi untuk menye-lamatkan dirinya dari akibat dosa yaitu kematian kekal atau neraka. Yesus datang menggantikan kita menanggung segala penyakit kita dan memikul segala kesengsaraan kita. Penyakit kita ditang-gungNya berarti kita bebas dari menanggung penyakit itu. Keseng-saraan kita dipikulNya berarti kita bebas dari kesengsaraan itu.

Anggota keluarga dan sahabat  biasanya ikut mendukung kita saat kita menderita. Akan tetapi dukungan mereka pasti sangat terbatas karena mereka sendiri mempunyai keterbatasan. Hanya manusia Yesus yang mau dan mampu melakukan itu karena Yesus betul-betul mengasihi kita dan Dia mempunyai kemampuan yang tidak terbatas. Bahkan nyawaNya pun diberikan untuk menyelamatkan kita manusia berdosa. Dia rela menjalani semua penghinaan, penistaan, pengani-ayaan dan terakhir harus mati sebagai orang terkutuk di Kayu Salib supaya kita bebas dari kutuk dosa. Luar biasa dalamnya dan besarnya kasih Tuhan Yesus itu kepada kita.

Kita yang sudah menerima kasih Tuhan Yesus yang begitu besar apa yang harus kita lakukan? Untuk apa kita menerima semua kasih karunia itu? Apakah untuk kita nikmati sendiri? Jelas tidak. Kita dipilih Tuhan Yesus untuk menerima anugerah yang begitu besar itu supaya kita pergi dan menjadikan semua bangsa menjadi muridNya. Kita mulai dari rumah kita, tetangga, lingkungan dan kepada kumpulan yang lebih besar. Mari kita siap untuk memperlengkapi orang lain untuk pemberitaan Injil sehingga semakin banyak pemberita-pemberita Injil. 

Doa  :     Terimakasih Tuhan Yesus telah memikul kesengsaraan kami dan memberi kami keselamatan. Tolong kami menjadi pemberita InjilMu. Amin. (RP)

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Kamis, 17 Januari 2019”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.