KITA TERPANGGIL UNTUK MELAYANI

Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang

(Matius 20:28)

Kel. 19:1-15             BE. 729:1                              1 Ptr. 2:5-9

           Yesus menjelaskan kepada murid-muridNya bahwa Dia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani. Anak Manusia  datang bukan untuk menduduki suatu takhta, melainkan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang. Tebusan berarti suatu harga yang dibayar untuk memperoleh kebebasan bagi semua orang. Dalam karya pembebasan Kristus ini, kematianNya merupakan harga yang dibayar sebagai tebusan atas dosa-dosa kita. Kita dibebaskan dari hukuman atas dosa-dosa kita (Roma 3:25-26), Inilah kasih Allah yang agung dan luar biasa. Tanpa kematian Yesus dan kebangkitanNya, kita tidak pernah menemukan jalan kembali untuk bisa berhubungan dengan Allah.

Yesus karena kasihNya memberikan segalanya untuk membawa manusia kembali kepada Allah. Oleh karena itu nats ini mengingatkan kita supaya hidup dan berjalan menuruti jejak Yesus yang sangat mengasihi itu. Apapun jabatan atau profesi kita haruslah dilaksanakan dengan penuh kasih sebagai wujud pelayanan yang baik untuk menolong orang lain seperti halnya Yesus mengasihi umatNya. Allah itu kasih; dimana ada kasih di situ Allah hadir.

Yesus datang ke dunia bukan untuk dilayani, akan tetapi untuk melayani kita umat berdosa. Yesus melalui FirmanNya hari ini mengajak kita meneladani Dia untuk melayani Tuhan dan sesama manusia di dalam kasih. Kita diajak untuk melayani, karena Dia telah pertama-tama melayani kita orang berdosa dengan kasihNya yang luar biasa. Marilah melayani Tuhan dan sesama dengan tulus.

 Doa  :     Tuhan Yesus, bimbing dan mampukan kami mengikuti jejak-jejak kehidupanMu untuk memberi pelayanan dan pertolongan kepada orang lain. Amin. (TDLB)