KEBAHAGIAAN MENJADI WARGA SORGAWI 

Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah (Efesus 2:119)

Yes. 49:1-6                   BE.476:1                    Mat. 16:24-28

           Bangsa Israel percaya bahwa mereka adalah bangsa pilihan Allah, pewaris kerajaan sorga. Allah telah memberikan kepada mereka hukum Taurat untuk dijadikan pedoman hidup. Tetapi mereka banyak melakukan rekayasa dan pelanggaran terhadap hukum Taurat dan menjadi dosa di mata Tuhan. Allah mengirimkan Yesus ke dunia untuk menyelamatkan mereka, tetapi mereka tidak mau percaya bahkan  Yesus ditangkap dan diadili serta disalibkan.

Dosa-dosa manusia telah ditebus melalui darah Yesus yang mati di kayu salib sehingga setiap orang percaya telah diselamatkan dan memperoleh pengharapan. Janji keselamatan Allah bukan lagi hanya bagi bangsa Yahudi tetapi bagi semua orang yang percaya dan mau mengikut Kristus dengan setia. Demikianlah kepada jemaat di Efesus yang telah mengenal dan menjadi pengikut Kristus, rasul Paulus mengirimkan surat penggembalaan untuk mengingatkan agar iman percaya mereka tetap teguh dan jangan mudah goyah. Sebab sebagai pengikut Kristus yang setia, mereka telah dipersatukan oleh Roh Kudus menjadi kawan sewarga orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah. Sebagai pewaris kerajaan sorga, mereka akan hidup bahagia dan damai bersama orang-orang percaya dari semua bangsa,

Sebagai seorang pengikut Kristus, kitapun pasti merindukan agar terpilih menjadi warga sorgawi. Oleh sebab itu, marilah kita merenungkan kehidupan yang telah dijalani selama ini apakah sudah layak menjadi anggota keluarga Allah? Untuk itu, kita dituntut agar lebih meningkatkan iman percaya kepada Yesus dan pelayanan kepada Dia.

Doa  :    Tuhan, bimbing kami untuk dapat berbuat yang lebih baik lagi dalam kehidupan ini terutama untuk melayaniMu, sehingga kami layak disebut warga sorgawi. Amin. (JN)