BERSUKACITA MEMUJI TUHAN

Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram (Mazmur 16:9)

Dan. 2:1-19                     BE. 565:1                               Mat. 2:1-12

          Setiap orang pasti bersukacita dan jiwanya bersorak-sorak, apabila dia tahu ada yang mendampinginya, ada yang menjamin kese-lamatannya. Ketika kita masih kecil, kita pasti bersukacita dan merasa nyaman bila dekat atau didampingi oleh ayah yang cukup kuat dan bijak. Setiap anak biasanya akan merasa tenteram disamping ayahnya. Anak itu akan tertawa dengan sukacita walau dia diayun tinggi-tinggi, karena dia tahu dia bersama-sama ayahnya yang sangat bertanggungjawab atas keselamatan anaknya.

Demikian Daud menggambarkan hidunya sangat bersukacita, jiwanya bersorak-sorak, karena kuasa Allah menyertai hidupnya. Dia yakin  bahwa dengan kehadiran  Allah di dalam rohNya, menyertai dan mendapingi hidupnya, maka Allah tidak akan menyerahkan dirinya ke dunia orang mati, dia akan terus bersama Allah.

Yesus Kristus adalah Tuhan yang telah datang ke dunia untuk menyertai dan  mendampingi hidup orang-orang percaya. Di dalam Roh Kudus, ada bersama-sama dengan kita, “Imanuel”. Biarlah setiap orang beriman memandang serta menyandarkan hidupnya kepada Allah dalam perjalanan hidupnya sehari-hari. Mereka akan diselamatkan, mereka tidak akan dibiarkan binasa di alam dunia orang mati, melainkan dibawa ke pangkuan Bapa di sorga, untuk menerima kehidupan kekal. Hal itulah yang telah dipersiapkan Allah bagi setiap orang percaya, ketika Allah  membangkitkan Yesus Kristus dari dunia orang mati, dan naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa, dan inilah yang menjadi kepercayaan yang membahagiakan setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus menjadi Tuhannya.

Doa  :     Tuhan Yesus, kami bersukacita memuji Engkau, karena bersamaMu kami selalu merasa nyaman, aman dan terselamatkan. Amin. (ARP)