ALLAH ADALAH PENOLONG YANG SETIA

Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setiaMu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami (Mazmur 90:14)

Yer. 31:7-14                               BE. 214:1                            Yoh. 1:10-18

Doa ini dipanjatkan oleh bangsa Israel yang telah lama menderita hukuman Tuhan karena dosa-dosa mereka. Israel menyadari bahwa mereka memang pantas dihukum. Akhirnya mereka sadar bahwa Tuhan adalah penolong Israel yang setia dan sumber dari segala berkat. Menyadari hal itu, mereka berdoa memohon supaya diberi hati yang bijaksana dan memohon supaya dibebaskana dari penderitaan yang sudah lama mereka alami. Dengan pedih dan dengan tidak sabar lagi mereka memohon supaya Tuhan kembali mengasihi mereka dan melepaskan mereka dari penderitaan itu.

Israel sudah kenyang dengan hukuman penderitaan. Mereka sekarang berdoa supaya Tuhan mengenyangkan Israel dengan kasih setiaNya di waktu pagi supaya Israel dapat bersuka cita mermuji-muji Tuhan seumur hidup mereka. Istilah “pagi” dalam Perjanjian Lama kerap digambarkan sebagai waktu Allah menyatakan kasih setiaNya kepada Israel. Bersuka cita memuji Tuhan merupakan dambaan hati umat. Kasih setia Tuhan itu dinyatakan dengan perbuatan-perbuatan. Sebab itu umat menghendaki supaya Tuhan memperlihatkan perbua-tanNya yang selalu agung dan semarak.

Demikian jugalah kita sekarang ini patut menyadari bahwa Tuhan adalah penolong kita yang setia, yang menolong kita keluar dari segala penderitaan. Sebab itu marilah kita berseru kepada Allah dengan hati yang sungguh-sungguh dan seperti Pemazmur berdoa: “Tetapi Engkau, Tuhan, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan mengangkat kepalaku” (Mazmur 3:4).

Doa  :     Tuhan, Engkaulah penolong kami yang setia. Berilah kami hikmatMu dan kekuatan, supaya kami mampu mengatasi segala persoalan yang kami hadapi.  Amin. (PMS)