Senin, 31 Desember 2018

Malam Tahun Baru

KASIH ALLAH MEYERTAI KITA SELALU

Ep.   Rom 8: 33-39

         Kita patut bersyukur kepada Tuhan di hari ini, akhir tahun 2018 ini. Mengapa? Karena kita tiba di akhir tahun 2018 ini, bukanlah karena kekuatan dan kehebatan kita sendiri, melainkan Tuhanlah yang telah menyertai dan memelihara hidup kita atas dasar kasihNya kepada kita. Manusia tidak mampu untuk menambahkan sedikit pun umurnya supaya lebih panjang (Mat. 6:27; Luk. 12:25). Hanya Tuhanlah  yang berkuasa menambahkan hari-hari hidup kita.

                Pada akhir tahun ini kita disodorkan pertanyaan berikut: “Untuk apakah saya masih diperkenankan Tuhan hidup sampai saat ini?” dan “Untuk apakah saya diperkenankan Tuhan hidup di tahun 2019?” Sesungguhnya, semua manusia diciptakan oleh Tuhan supaya hidup dalam kemuliaanNya. Hanya di dalam kemuliaanNya itulah manusia dapat berdamai dengan Tuhan dan melayaniNya. Tetapi, Iblis berhasil mempengaruhi Adam dan Hawa untuk tidak taat dan tidak setia kepada Tuhan, sehingga mereka dan semua keturunan mereka yang diper-anakkan dari daging telah berdosa, telah kehilangan kemuliaan Allah (Roma 3:23) dan diganjar dengan kematian/kebinasaan.

        Kita patut bersyukur, sebab Tuhan telah memperdamaikan diriNya kepada setiap orang berdosa melalui Yesus Kristus (Kol. 1:19-22).  Karena dengan hati kita percaya kepada Yesus Kristus, maka kita telah dibenarkan oleh Tuhan, kita sedang hidup di dalam kasihNya dan kita pun memiliki pengharapan yang pasti akan hidup yang kekal (Roma 5:1-2). Tiada lagi yang akan menggugat/menghakimi kita (Roma 8:33-34). Karena hidup kekal telah dijamin Tuhan bagi kita, maka kita menjalani hari-hari di dunia ini dengan sikap taat dan setia kepadaNya. Hari ini adalah kesempatan memuliakan dan melayani Tuhan. Tahun 2019 adalah kesempatan untuk memuliakan dan melayani Tuhan.  

Doa  :     Tuhan, tolonglah kami melalui Roh Kudus supaya kami memakai waktu yang Kau beri untuk memuliakan dan melayaniMu di dalam Yesus Kristus. Amin. (PSW)

 

PENYERTAAN TUHAN YANG TIDAK BEROBAH

Ev.   Poda 3:1-8

           Kita patut bersyukur kepada Tuhan di hari ini, akhir tahun 2018 ini. Mengapa? Karena tibanya kita di akhir tahun 2018 ini, bukanlah karena kekuatan dan kehebatan kita sendiri, melainkan Tuhanlah yang telah menyertai dan memelihara hidup kita atas dasar kasihNya kepada kita. Manusia tidak mampu untuk menambahkan sedikit pun umurnya supaya lebih panjang (Mat. 6:27; Luk. 12:25). Hanya Tuhan yang berkuasa menambahkan hari-hari hidup kita (Ams. 3:2).

                Hari ini menjadi masa transisi bagi kita, dimana kita sebentar lagi akan meninggalkan tahun 2018 dan jika diperkenankan Tuhan, kita akan memasuki tahun 2019. Melihat ke belakang, kita mengevaluasi perjalanan yang telah kita lalui. Dengan rendah hati kita harus mengakui bahwa  kualitas hidup kita belum sepenuhnya sesuai dengan FirmanNya. Untuk itu, kita melihat ke depan, kita mengarahkan hidup kita ke masa depan yang masih gelap atau tidak menentu. Oleh karena itu kita mempercayakan seluruh hidup kita hanya kepada Tuhan.

        Didalam hati, kita harus berjanji dengan sungguh-sungguh bahwa di tahun 2019, jika kita diperkenankan Tuhan untuk memasuki tahun 2019, kita melakukan nasehat dari Tuhan: Pertama, percaya kepada Tuhan dengan segenap hati dan tidak bersandar pada pengertian sendiri (Ayat 5); Kedua, mengakui keterlibatan Tuhan di dalam perencanaan dan proses pekerjaan (Ayat 6); Ketiga, memper-oleh dan memelihara FirmanNya serta menerapkannya. Hasilnya akan dijamin oleh Tuhan, bahwa setiap orang yang melakukannya pasti akan menikmati sejahtera setiap hari (Ayat 2) dan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Tuhan dan manusia. Biarlah dalam menjalani tahun 2019 nanti, Tuhan akan tetap menyertai kita.

Doa:       Tuhan, tolonglah kami melalui Roh Kudus supaya kami hidup dengan hati yang percaya, kasih dan setia kepadaMu  demi  kemuliaanMu. Amin. (PSW)

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.